Arti Kata "nativisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nativisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nativisme

na·ti·vis·me n sikap atau paham suatu negara atau masyarakat thd kebudayaan sendiri berupa gerakan yg menolak pengaruh, gagasan, atau kaum pendatang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nativisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "nativisme" dalam Kalimat

1.Kebijakan pemerintah menguatkan nativisme dengan mengutamakan produk dalam negeri.
2.Gerakan nativisme muncul sebagai reaksi terhadap pengaruh budaya asing yang merusak tradisi lokal.
3.Di bidang pendidikan, nativisme dapat diidentifikasi sebagai kecenderungan menghargai kebudayaan sendiri.
4.Pengaruh nativisme dalam bidang sastra dapat dilihat dalam kesediaan penulis untuk menggali warisan budaya sendiri.
5.Pada masa kolonial, nativisme menjadi gerakan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan dan identitas nasional.

📚 Artikel terkait kata "nativisme"

Mengenal Kata 'nativisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Nativisme" - Inspirasi dari Masyarakat Sendiri

Nativisme adalah sebuah istilah yang merujuk pada sikap atau paham suatu negara atau masyarakat terhadap kebudayaan sendiri, yang ditandai dengan gerakan menolak pengaruh, gagasan, atau kaum pendatang. Istilah ini memiliki latar belakang historis yang kompleks, terutama dalam konteks kolonialisme dan imperialisme. Pada masa lalu, banyak negara bangsa yang menghadapi tekanan dari kekuatan asing, sehingga mereka mulai mengembangkan identitas sendiri dan menolak pengaruh luar. Nativisme pada saat itu dapat diartikan sebagai bentuk perlawanan melawan penguasa asing. Dalam kehidupan sehari-hari, kata nativisme sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Gerakan nativisme di negara itu menolak adanya asingasi kebudayaan asing." Atau, "Pengaruh nativisme di masyarakat tersebut membuat mereka memilih produk lokal." Selain itu, kata nativisme juga dapat digunakan dalam konteks politik, seperti "Pemerintah menempatkan nativisme sebagai salah satu prioritas dalam kebijakan internasional." Dalam budaya Indonesia modern, nativisme masih menjadi topik yang relevan. Banyak masyarakat yang terus-menerus mencari identitas dan kebudayaan sendiri, bahkan dalam era globalisasi yang semakin kompleks. Bahkan, gerakan nativisme dapat terlihat dalam keinginan masyarakat untuk membeli produk lokal dan mendukung kegiatan ekonomi domestik. Dengan demikian, nativisme dapat diartikan sebagai bentuk kebanggaan terhadap identitas sendiri dan kebudayaan Indonesia.