Arti Kata "pedagang kaki lima" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pedagang kaki lima" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pedagang kaki lima

pe.da.gang kaki lima pedagang yang berjualan di serambi muka (emper) toko atau di lantai tepi jalan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pedagang kaki lima"

📝 Contoh Penggunaan kata "pedagang kaki lima" dalam Kalimat

1.Pada hari libur, banyak pedagang kaki lima menjual makanan di depan mall.
2.pedagang kaki lima di kota ini sangat terkenal karena menjual barang-barang yang unik.
3.Saya sering melihat pedagang kaki lima berjualan di depan stasiun kereta.
4.Kota ini sedang mengembangkan program untuk membantu pedagang kaki lima menjadi lebih terorganisir.
5.Pemerintah setempat harus segera mengambil tindakan untuk membersihkan daerah pedagang kaki lima dari sampah.

📚 Artikel terkait kata "pedagang kaki lima"

Mengenal Kata 'pedagang kaki lima' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pedagang Kaki Lima" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "pedagang kaki lima" seringkali dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Dalam arti resmi, **pedagang kaki lima** adalah **pe.da.gang kaki lima**, yaitu pedagang yang berjualan di serambi muka (emper) toko atau di lantai tepi jalan. Mereka seringkali menjadi bagian penting dalam lingkungan komunitas, menyediakan barang-barang kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau. Dalam sejarahnya, **pedagang kaki lima** telah menjadi bagian dari identitas budaya Indonesia. Mereka telah ada sejak zaman kolonial hingga saat ini, menyediakan layanan yang penting bagi masyarakat. Dalam beberapa kota besar, **pedagang kaki lima** juga menjadi sumber inspirasi bagi para seniman dan fotografer, yang mengabadikan kehidupan mereka dalam karya seni. Contoh penggunaan kata **pedagang kaki lima** dalam kalimat alami adalah: "Setiap pagi, saya selalu membeli kopi dari **pedagang kaki lima** yang berjualan di depan rumah." Atau, "Saya sangat menghargai bantuan **pedagang kaki lima** yang selalu siap membantu saya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari." Bahkan, **pedagang kaki lima** juga menjadi contoh bagi para remaja yang ingin memulai bisnis sendiri, menunjukkan bahwa **pedagang kaki lima** adalah sumber inspirasi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan sehari-hari, **pedagang kaki lima** juga memiliki peran penting dalam menghubungkan masyarakat dengan barang-barang kebutuhan. Mereka seringkali menjadi sumber informasi tentang harga dan kualitas produk, serta membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan, **pedagang kaki lima** juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat, menjadi tempat pertemuan dan saling berbagi informasi. Dalam kesimpulan, **pedagang kaki lima** adalah bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Mereka telah menjadi sumber inspirasi bagi para seniman, fotografer, dan masyarakat, serta membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, **pedagang kaki lima** patut dihargai dan diapresiasi sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia.