Arti Kata "enjak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "enjak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

enjak

en·jak v, meng·en·jak v menginjak; memijak;
meng·en·jak-en·jak v mengentak-entakkan kaki (tanda sangat marah)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "enjak"

📝 Contoh Penggunaan kata "enjak" dalam Kalimat

1.Saya akan menghentikan mobil di atas tikungan tajam untuk mengenjak rem dengan keras.
2.Di dalam kelas, guru memberikan hukuman kepada siswa yang tidak mengikuti perintah dengan mengenjak-njakkan kaki.
3.Saya sangat marah pada sahabatku yang telah melanggar perjanjian dengan mengenjak-njakkan kaki di hadapanku.
4.Pada pertandingan sepak bola, penyerang mengenjak tendangan temannya dengan keras untuk membuat penalti.
5.Dalam puisi, pengarang menggunakan metafor "mengenjak api" untuk menggambarkan perasaan yang sangat sakit.

📚 Artikel terkait kata "enjak"

Mengenal Kata 'enjak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "enjak" - Tanda Marah dalam Bahasa Indonesia

Kata enjak dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang cukup unik dan kaya. Secara umum, kata enjak memiliki arti sebagai 'menginjak' atau 'memijak', yang sering digunakan dalam konteks sehari-hari untuk menggambarkan aksi menjejakkan kaki pada permukaan tertentu. Namun, dalam konteks sosial dan budaya, kata enjak juga memiliki makna yang lebih dalam. Biasanya, kata enjak digunakan untuk menggambarkan tanda marah atau kemarahan yang mendalam. Ketika seseorang sangat marah, mereka mungkin akan mengenjakan kaki atau menghentakkan kaki sebagai tanda kekesalan atau kemarahan mereka.

Contoh Penggunaan Kata Enjak dalam Kalimat Alami

Kata enjak dapat digunakan dalam kalimat alami seperti: "Dia sangat marah dan mengenjakan kaki ketika mendengar berita itu." Atau, "Ia menghentakkan kaki sebagai tanda kekesalan atas keputusan yang diambil oleh orang lain." Dalam kedua contoh kalimat tersebut, kata enjak digunakan untuk menggambarkan tanda marah atau kemarahan yang mendalam.

Relevansi Kata Enjak dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata enjak memiliki relevansi yang cukup tinggi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia. Dalam budaya Indonesia, kata enjak sering digunakan sebagai tanda marah atau kemarahan yang mendalam. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks kata enjak agar dapat menggunakannya secara tepat dan efektif dalam berkomunikasi dengan orang lain.