Arti Kata "makan bersabitkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "makan bersabitkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

makan bersabitkan

Peribahasa orang yang senang, tiada bekerja dan dapat makan minum yang cukup, misalnya dr istri yang kaya dan pemurah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "makan bersabitkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "makan bersabitkan" dalam Kalimat

1.Ayahku selalu mengatakan bahwa menikah dengan istri yang kaya dan pemurah itu seperti makan bersabitkan.
2.Suamiku bekerja keras setiap hari, tapi setelah menikah dengan istri yang kaya, dia mulai makan bersabitkan.
3.Kita sering mendengar peribahasa tentang makan bersabitkan yang menggambarkan kehidupan yang nyaman dan mudah.
4.Dalam novel itu, tokoh utama yang menikah dengan wanita kaya dianggap hidup makan bersabitkan tanpa harus bekerja keras.
5.Dalam bahasa sehari-hari, orang-orang sering menggunakan peribahasa "makan bersabitkan" untuk menggambarkan kehidupan yang nyaman dan mudah.

📚 Artikel terkait kata "makan bersabitkan"

Mengenal Kata 'makan bersabitkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Makan Bersabitkan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "makan bersabitkan" merupakan sebuah peribahasa dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna yang spesifik. Dalam konteks ini, kata "makan bersabitkan" mengacu pada seseorang yang senang, tiada bekerja, dan dapat makan minum yang cukup, misalnya dari istri yang kaya dan pemurah. Makna ini menggambarkan keadaan seseorang yang hidup dengan nyaman dan tidak perlu berusaha keras untuk mencari nafkah. Peribahasa ini memiliki konteks historis dan sosial yang kaya. Dalam masa lalu, kehidupan masyarakat Indonesia masih sangat sederhana dan sifatnya agraris. Masyarakat masih banyak yang hidup dari hasil pertanian dan kegiatan ekonomi lainnya. Dalam konteks ini, kata "makan bersabitkan" menggambarkan keadaan seseorang yang tidak perlu berusaha keras untuk mencari nafkah, karena sudah memiliki sumber pendapatan yang cukup besar dari istri atau keluarga.

Contoh Penggunaan Kata "Makan Bersabitkan"

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "makan bersabitkan" dalam kalimat yang alami: - Istriku sangat mementingkan kebutuhan keluarga, sehingga aku bisa makan bersabitkan setiap hari. - Ayahku seorang pensiunan yang makan bersabitkan dari uang duka yang besar. - Mereka berdua sangat bahagia karena bisa hidup dengan makan bersabitkan setiap hari.

Relevansi Kata "Makan Bersabitkan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "makan bersabitkan" masih memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang yang ingin hidup dengan nyaman dan tidak perlu berusaha keras untuk mencari nafkah. Mereka berharap memiliki istri yang kaya dan pemurah, sehingga bisa hidup dengan makan bersabitkan. Namun, perlu diingat bahwa kata "makan bersabitkan" juga menggambarkan keadaan seseorang yang tidak perlu berusaha keras, sehingga bisa menjadi sumber inspirasi untuk kita semua untuk berusaha keras dan mencapai tujuan kita masing-masing.