Arti Kata "madat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "madat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

madat

1ma·dat 1 n candu (yg telah dimasak dan siap untuk diisap): mukanya pucat krn mengisap --; 2 v cak mengisap candu: kesukaannya minum dan --;
ber·ma·dat v mengisap madat;
pe·ma·dat n orang yg suka atau biasa mengisap madat;
pe·ma·dat·an n 1 proses, cara, perbuatan memakai madat; 2 cak perihal melakukan atau berbuat sesuatu yg kurang baik

2ma·dat n menara tempat orang berjaga (berkawal dsb); din-ding atau tembok di atap atau di menara, diberi lubang-lubang untuk mengintai atau menembak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "madat"

📝 Contoh Penggunaan kata "madat" dalam Kalimat

1.Di klinik, dokter menasihati pasien untuk tidak bermadat demi kesehatannya.
2.Sebagai siswa, dia harus meninggalka kebiasaan bermadat di sekolah.
3.Pada masa lalu, peran pe·madat·an menara sangat penting dalam pertahanan benteng.
4.Ketika sedang berjaga, seseorang berdiri di atas 2ma·dat menara untuk mengintai musuh.
5.Dengan ber·ma·dat madat, ia merasakan kesenangan yang tidak seharusnya dialami.

📚 Artikel terkait kata "madat"

Mengenal Kata 'madat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Madat": Sejarah dan Kaitannya dengan Kehidupan Sehari-hari

Kata "madat" seringkali dikaitkan dengan aktivitas mengonsumsi **candu** atau **opium**, tetapi maknanya sebenarnya lebih luas lagi. Dalam bahasa Indonesia, "madat" memiliki beberapa arti, di antaranya adalah 1) candu yang telah dimasak dan siap untuk diisap, 2) mengisap candu, 3) mengisap madat, dan 4) menara tempat orang berjaga. Dalam konteks sejarah, **madat** telah menjadi bagian dari kebudayaan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, selama berabad-abad. **Madat** digunakan sebagai obat untuk menghilangkan rasa sakit dan kelelahan, tetapi juga dapat menyebabkan ketergantungan. Pada masa kolonial, pemerintah Belanda melarang penggunaan **madat** karena dampak negatifnya pada kesehatan dan masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, **madat** masih digunakan dalam beberapa konteks. Misalnya, seseorang dapat mengatakan, "Dia mengisap **madat** setiap malam" untuk menggambarkan kebiasaannya mengonsumsi **candu**. Selain itu, **madat** juga dapat digunakan untuk menggambarkan menara tempat orang berjaga, seperti "Pemadam kebakaran berdiri di atas **madat** untuk memantau situasi". Dalam budaya Indonesia modern, **madat** telah menjadi simbol peringatan akan bahaya ketergantungan dan penyalahgunaan obat-obatan. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna **madat** dalam konteks yang lebih luas dan tidak hanya sebagai kata yang terkait dengan **candu** atau **opium** saja.