Arti Kata "luah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "luah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

luah

1lu·ah n rasa hendak muntah;
me·lu·ah 1 a berasa hendak muntah; meloya; 2 v muntah;
me·lu·ah·kan v memuntahkan: adik ~ obat itu krn terlalu pahit

2lu·ah n Tan volume zat cair yg mengalir melalui permukaan per satuan waktu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "luah"

📝 Contoh Penggunaan kata "luah" dalam Kalimat

1.Saya merasa muntah setelah mengonsumsi makanan busuk itu.
2.Saya harus meminta dokter untuk memeriksa anak saya karena ia merasa hendak muntah setelah makan obat yang diberikan.
3.Saat berlayar di laut, beberapa penumpang mulai merasa muntah karena mabuk laut.
4.Dalam pelajaran biologi, siswa diajarkan tentang proses muntah yang terjadi pada tubuh hewan.
5.Saya tidak bisa menahan diri untuk meluah kekesalan saya setelah melihat hasil pertandingan olahraga yang sangat mengecewakan.

📚 Artikel terkait kata "luah"

Mengenal Kata 'luah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "luah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "luah" memiliki makna yang cukup spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu rasa hendak muntah atau meleleh. Makna ini telah ada sejak zaman kolonial Belanda, ketika kata ini pertama kali dicatat dalam kamus bahasa Indonesia. Dalam konteks sosial, kata "luah" sering digunakan untuk menggambarkan perasaan mual atau tidak nyaman yang timbul karena beberapa alasan, seperti makanan yang tidak enak atau situasi yang tidak nyaman.

Contoh Penggunaan Kata "luah"

Kata "luah" dapat digunakan dalam kalimat yang alami untuk menggambarkan perasaan mual atau tidak nyaman. Contoh-contoh penggunaan kata "luah" adalah: - Saya merasa ingin luah setelah makan makanan yang tidak enak. - Anak saya merasa tidak nyaman dan ingin luah setelah melihat gambar yang menakutkan. - Saya merasa ingin luah ketika melihat suasana yang tidak nyaman di kota besar.

Relevansi Kata "luah" Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "luah" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks makanan dan kesehatan. Banyak orang yang merasa ingin luah setelah makan makanan yang tidak enak atau terlalu berat. Selain itu, kata "luah" juga dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan tidak nyaman yang timbul karena situasi yang tidak nyaman. Dalam budaya Indonesia modern, kata "luah" sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan perasaan mual atau tidak nyaman yang timbul karena berbagai alasan.