Arti Kata "kapar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kapar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kapar

1ka·par n kayu atau sampah dsb yg hanyut di sungai dsb;
ber·ka·par v ki terletak (terhantar, berhanyutan) berserak-serak tidak keruan: pd dini hari itu, ditemukan beberapa sosok mayat ~ di sungai;
ber·ka·par·an v berserakan tidak keruan; (tt mayat, bangkai, dsb);
me·nga·par·kan v menjadikan sesuatu terkapar
ter·ka·par v ki terbaring tidak diperhatikan atau tidak beraturan; terhantar: korban yg ditabrak truk itu ~ di tengah jalan;
ka·par·an n barang-barang yg telantar (tidak terpelihara); kayu-kayuan dsb yg berhanyutan (di laut atau di sungai)

2ka·par ark n belakang pedang atau parang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kapar"

📝 Contoh Penggunaan kata "kapar" dalam Kalimat

1.Pengadilan menemukan beberapa mayat terkapar di sungai.
2.Di tengah hujan deras, korban kecelakaan motor itu terbaring terkapar di sisi jalan.
3.Para petugas lingkungan hidup mengumpulkan sampah terhanyut yang berkapar di pantai.
4.Kasus korupsi yang terbaring terkapar membuat publik kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah.
5.Mereka harus belajar menjaga lingkungan dan menghindari sampah-sampah yang berkapar di sungai.

📚 Artikel terkait kata "kapar"

Mengenal Kata 'kapar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kapar" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata "kapar" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan objek atau situasi yang terhanyut, terbaring tidak diperhatikan, atau berhanyutan tanpa arah yang jelas. Dalam bahasa Indonesia kuno, kata "kapar" digunakan untuk menggambarkan kayu atau sampah yang hanyut di sungai atau laut. Dalam penggunaan sehari-hari, kata "kapar" dapat ditemukan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Tubuh korban kecelakaan truk itu terkapar di tengah jalan." Dalam kalimat ini, kata "kapar" digunakan untuk menggambarkan kondisi korban yang terbaring tidak diperhatikan. Contoh lain, "Sampah yang tidak terurus telah berkapar di pinggir jalan." Dalam kalimat ini, kata "kapar" digunakan untuk menggambarkan kondisi sampah yang berhanyutan dan tidak terurus. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kapar" memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, ketika kita melihat sampah yang berkapar di jalan, kita harus segera membersihkannya agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kapar" juga digunakan dalam konteks sosial dan budaya. Misalnya, "Sosok yang terkapar di tengah jalan itu merupakan simbol kekecewaan dan kehilangan." Dalam kalimat ini, kata "kapar" digunakan untuk menggambarkan kondisi sosial dan budaya yang kompleks. Dalam keseluruhan, kata "kapar" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam penggunaan sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan objek atau situasi yang terhanyut, terbaring tidak diperhatikan, atau berhanyutan tanpa arah yang jelas. Dengan demikian, kata "kapar" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.

Kata yang Mirip

kaparat, kaparinyo