Arti Kata "lontang-lantung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lontang-lantung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lontang-lantung

lon·tang-lan·tung v pergi ke sana kemari tanpa tujuan tertentu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lontang-lantung"

📝 Contoh Penggunaan kata "lontang-lantung" dalam Kalimat

1.Ia lontang-lantung di sekitar kampus, tidak mengetahui tujuan yang pasti.
2.Dalam pertemuan hari itu, dia lontang-lantung dan tidak mengikuti agenda yang telah ditetapkan.
3.Dia suka lontang-lantung di pasar tradisional, menikmati keunikan pedagang dan produknya.
4.Di buku karangannya, tokoh utamanya sering dilukiskan sebagai orang yang lontang-lantung dan tidak memiliki tujuan hidup.
5.Pada masa remajanya, dia sering lontang-lantung dan tidak memiliki tujuan yang jelas, hingga akhirnya menemukan jalan hidup yang tepat.

📚 Artikel terkait kata "lontang-lantung"

Mengenal Kata 'lontang-lantung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lontang-Lantung": Petualangan Tanpa Tujuan

Dalam bahasa Indonesia, kata "lontang-lantung" memiliki makna yang unik dan menarik. Secara resmi, kata ini berarti pergi ke sana kemari tanpa tujuan tertentu, seperti berjalan-jalan tanpa arah atau mengemudi tanpa rencana. Makna ini memiliki kaitan dengan kebiasaan masyarakat Indonesia, terutama di pedesaan, yang sering melakukan perjalanan tanpa tujuan tertentu untuk menikmati keindahan alam dan mengalami petualangan baru.

Contoh Penggunaan Kata "Lontang-Lantung" dalam Kalimat

Contoh penggunaan kata "lontang-lantung" dalam kalimat yang alami adalah: * "Saya suka melakukan lontang-lantung di pagi hari untuk menikmati keindahan alam." * "Ibuku sering melontang-lantung ke pasar untuk mencari bahan-bahan makanan segar." * "Kami melakukan lontang-lantung di hutan untuk menemukan tumbuhan langka." Kata "lontang-lantung" memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Banyak orang Indonesia yang memiliki kebiasaan melakukan lontang-lantung untuk menikmati keindahan alam, mengalami petualangan baru, atau hanya sekadar berjalan-jalan tanpa tujuan tertentu. Dengan demikian, kata "lontang-lantung" menjadi bagian penting dari bahasa Indonesia yang mencerminkan kebiasaan dan budaya masyarakat Indonesia.