Arti Kata "lodoh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lodoh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lodoh

lo·doh a menjadi lunak sekali krn busuk atau terlampau ranum (tt buah dsb); bonyok

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lodoh"

📝 Contoh Penggunaan kata "lodoh" dalam Kalimat

1.Buah pisang lodoh karena terlalu lama disimpan di rumah.
2.Di pasar, penjual sayuran menolak membeli buah nangka yang lodoh karena tidak lagi layak konsumsi.
3.Dalam proses fermentasi, gula lodoh dan berubah menjadi asam, sehingga memberikan rasa khas pada minuman tersebut.
4.Buah apel yang lodoh dan berbau busuk telah membusuk karena kandungan airnya yang tinggi.
5.Pada musim hujan, tanah di ladang lodoh karena air hujan yang terus menerus menggenang di atasnya.

📚 Artikel terkait kata "lodoh"

Mengenal Kata 'lodoh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lodoh" - Makna dan Contoh Penggunaan

Kata "lodoh" memiliki makna resmi dalam bahasa Indonesia yang menggambarkan suatu kondisi dimana sesuatu menjadi lunak sekali karena busuk atau terlampau ranum. Contoh ini dapat dilihat pada buah-buahan yang telah melewati masa matangnya dan menjadi lembek.

Sejarah dan Konteks Sosial

Kata "lodoh" memiliki asal-usul yang unik, dimana kata ini berasal dari bahasa Sunda yang memiliki makna yang sama. Dalam budaya Indonesia, kata "lodoh" sering digunakan untuk menggambarkan kondisi buah-buahan yang telah melewati masa matangnya. Hal ini dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti perubahan suhu, kelembaban, atau bahkan kerusakan pada permukaan buah.

Contoh Penggunaan

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "lodoh" dapat digunakan dalam beberapa kalimat yang alami. Misalnya, "Buah apel yang telah terlalu lama disimpan telah menjadi lodoh dan tidak bisa dimakan lagi." Atau, "Kue yang telah terlalu lama disimpan di luar ruangan telah menjadi lodoh dan harus dibuang."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "lodoh" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal mengelola makanan dan buah-buahan. Dalam budaya Indonesia, banyak orang yang memiliki kebiasaan untuk membeli buah-buahan segar dan mengonsumsinya dalam waktu singkat. Namun, ada juga orang yang sering melewati masa matangnya dan membuat buah-buahan menjadi lodoh. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna kata "lodoh" dan mengelolanya dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.