Arti Kata "lewah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lewah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lewah

le·wah /léwah/ a, me·le·wah v 1 tumpah; 2 berlimpah (tt buah-buahan, barang, dsb); mewah; 3 berlebihan (tt kata); mubazir;
ke·le·wah·an n kelebihan; kemubaziran

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lewah"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "lewah" dalam Kalimat

1.Air waduk tumpah ke sungai, menyebabkan banjir di wilayah hilir.
2.Pada liburan musim panas, buah-buahan segar berlimpah di pasar.
3.Dia berbicara dengan gaya yang mewah, membuat penonton merasa bosan.
4.Kata-katanya terlalu berlebihan, sehingga maknanya menjadi kabur.
5.Pengelolaan keuangan yang tidak efektif menyebabkan kelebihan anggaran yang tidak perlu.

πŸ“š Artikel terkait kata "lewah"

Mengenal Kata 'lewah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lewah" - Pengertian dan Contoh Penggunaan

Kata "lewah" merupakan sebuah kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki arti yang luas dan kompleks. Secara umum, kata ini dapat diartikan sebagai tumpah, berlimpah, atau berlebihan. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keberlimpahan alam atau hasil bumi, seperti buah-buahan atau barang-barang lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "lewah" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Buah-buahan di pasar ini sangat lewah, harganya murah." Atau, "Saya merasa lewah karena makan terlalu banyak makanan." Dalam kalimat kedua, kata "lewah" digunakan untuk menggambarkan perasaan kelebihan atau keberlimpahan. Kata "lewah" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tradisi, kata "lewah" digunakan untuk menggambarkan keberlimpahan dan kemakmuran. Misalnya, dalam bahasa Jawa, kata "lewah" digunakan untuk menggambarkan keberlimpahan harta dan kekayaan. Kata "lewah" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih formal, seperti dalam pengadilan atau peradilan. Misalnya, "Saya merasa bahwa tuntutan ini terlalu lewah dan tidak adil." Dalam kalimat ini, kata "lewah" digunakan untuk menggambarkan kekurangan atau ketidakadilan. Dalam keseluruhan, kata "lewah" merupakan sebuah kata yang kompleks dan luas dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami makna dan konteksnya, kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih tepat dan efektif dalam berbagai situasi.