Arti Kata "letum-letum" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "letum-letum" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

letum-letum

le.tum-le.tum Nomina (kata benda) dentum-dentum

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "letum-letum"

📝 Contoh Penggunaan kata "letum-letum" dalam Kalimat

1.Di masa lalu, letum-letum digunakan sebagai alat ukur panjang di daerah pedalaman.
2.Dalam budayanya, letum-letum dijadikan simbol kekuasaan oleh raja yang memerintah.
3.Di sekolah, kita belajar tentang letum-letum sebagai contoh alat ukur yang digunakan oleh nenek moyang kita.
4.letum-letum menjadi bahan diskusi dalam seminar arkeologi tentang alat ukur yang digunakan di masa lampau.
5.Kebudayaan yang menggunakan letum-letum sebagai alat ukur panjang kini menjadi sumber inspirasi bagi para seniman.

📚 Artikel terkait kata "letum-letum"

Mengenal Kata 'letum-letum' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "letum-letum" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "letum-letum" mungkin tidak asing di telinga Anda, terutama jika Anda sering mendengar istilah ini dalam konteks budaya dan adat istiadat masyarakat Indonesia. Dalam arti resmi, **letum-letum** adalah kata benda yang berarti "dentum-dentum" atau "rangkaian gigi yang rapuh". Kata ini memiliki makna yang sangat spesifik dan khas, terutama dalam konteks tradisional dan adat istiadat. Dalam sejarah, **letum-letum** sering digunakan dalam konteks kepercayaan dan mitos masyarakat Indonesia. Misalnya, dalam kepercayaan masyarakat Sunda, **letum-letum** dianggap sebagai simbol kekuatan dan keberanian. Mereka percaya bahwa **letum-letum** memiliki kekuatan magis yang dapat melindungi mereka dari bahaya. Dalam konteks ini, **letum-letum** bukan hanya sekedar kata benda, tetapi juga simbol kepercayaan dan kebudayaan. **Letum-letum** juga digunakan dalam kalimat yang alami dan sehari-hari. Contohnya, "Ibu pergi ke dokter gigi untuk mengganti **letum-letum** yang rusak." Atau, "Saya memiliki **letum-letum** yang rapuh karena tidak menjaga kebersihan mulut." Dalam kedua contoh ini, **letum-letum** digunakan untuk menggambarkan kondisi gigi yang rapuh dan perlu perawatan. Dalam kehidupan sehari-hari, **letum-letum** memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam konteks kesehatan gigi, **letum-letum** digunakan untuk menggambarkan kondisi gigi yang perlu perawatan. Dalam konteks budaya, **letum-letum** digunakan sebagai simbol kepercayaan dan kebudayaan. Dengan demikian, **letum-letum** bukan hanya sekedar kata benda, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam dan kompleks.