Arti Kata "ekshibisionisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ekshibisionisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ekshibisionisme

ek·shi·bi·si·o·nis·me /ékshibisionisme/ n Psi kelainan atau ketidakwajaran yg ditandai dng kecenderungan memperlihatkan hal-hal yg tidak senonoh, spt alat kelamin kpd orang lain untuk pemuasan diri

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ekshibisionisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "ekshibisionisme" dalam Kalimat

1.ekshibisionisme seringkali dianggap sebagai gejala dari gangguan mental yang perlu penanganan profesional.
2.Dalam beberapa kasus, ekshibisionisme dapat menjadi tindakan yang melanggar norma dan hukum.
3.Penggemar seni kontemporer sering kali mempertanyakan batasan antara seni dan ekshibisionisme dalam karya-karya seniman kontemporer.
4.Para ahli kesehatan mental berusaha untuk memahami penyebab ekshibisionisme supaya dapat memberikan penanganan yang tepat.
5.Penggunaan teknologi dapat meningkatkan risiko ekshibisionisme, terutama melalui media sosial.

📚 Artikel terkait kata "ekshibisionisme"

Mengenal Kata 'ekshibisionisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ekshibisionisme" - Inspirasi dan Motivasi

Kelainan psikologis yang menarik perhatian banyak orang adalah ekshibisionisme. Kata ini berasal dari bahasa Inggris "exhibitionism" yang berarti kecenderungan memperlihatkan sesuatu yang tidak senonoh kepada orang lain. Dalam konteks psikologi, ekshibisionisme adalah salah satu jenis kelainan psikologis yang ditandai dengan kecenderungan memperlihatkan alat kelamin atau bagian tubuh lainnya kepada orang lain untuk pemuasan diri. Ekshibisionisme telah ada sejak lama dan telah menjadi topik perdebatan di kalangan psikolog dan ahli kesehatan mental. Beberapa contoh penggunaan kata ekshibisionisme dalam kalimat yang alami adalah: "Dia memiliki kecenderungan ekshibisionisme yang parah, sehingga sering kali memperlihatkan alat kelaminnya kepada orang lain." atau "Ekshibisionisme adalah salah satu jenis kelainan psikologis yang perlu diatasi dengan bantuan psikolog." Dalam kehidupan sehari-hari, ekshibisionisme dapat menimbulkan dampak yang signifikan. Misalnya, seseorang yang memiliki kecenderungan ekshibisionisme dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman atau bahkan terganggu. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan mengenali gejala ekshibisionisme agar dapat melakukan tindakan preventif. Ekshibisionisme juga telah menjadi topik perdebatan di kalangan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, telah ada beberapa kasus ekshibisionisme yang menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan mengenali gejala ekshibisionisme agar dapat melakukan tindakan preventif dan menghindari perilaku yang tidak senonoh.