Arti Kata "renek" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "renek" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

renek

1re·nek /rénék/, me·re·nek v menggeletar (tt suara)

2re·nek /rénék/ n jenis tumbuhan pelir anjing, Challattia griffithia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "renek"

📝 Contoh Penggunaan kata "renek" dalam Kalimat

1.Suara musik mengalun dan menggeletar dengan nada renek.
2.Pernyataan itu membuat saya merasa tidak nyaman dengan nada suara yang renek.
3.Dalam lagu klasik, terdapat bagian yang menggeletar dengan nada renek yang sangat indah.
4.Saya harus memperhatikan nada suara yang renek saat menyanyi di panggung.
5.Musisi harus memiliki keahlian untuk mengawetkan nada suara yang renek dalam komposisi musik.

📚 Artikel terkait kata "renek"

Mengenal Kata 'renek' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "renek" - Inspirasi dan Motivasi

Kata renek mungkin tidak terdengar asing bagi Anda, terutama jika Anda memiliki pengalaman mengikuti pertunjukan musik atau teater. Namun, apa sebenarnya makna umum dan konteks historis/sosial dari kata ini? Kata renek dalam bahasa Indonesia memiliki arti menggeletar (tt suara), yang biasanya digunakan untuk menggambarkan reaksi fisik seseorang ketika mendengar suara yang keras atau tidak biasa. Dalam konteks historis, kata renek mungkin digunakan untuk menggambarkan reaksi seseorang ketika mendengar suara petir atau gempa bumi. Namun, dalam konteks modern, kata renek lebih sering digunakan dalam konteks musik atau teater. Misalnya, "Saya merasakan renek di tulang belakang saya ketika menikmati konser rock", atau "Penyanyi itu membuat saya merasa renek dengan suara yang kuat dan berat". Kata renek juga relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika Anda menghadapi situasi yang tidak terduga. Misalnya, ketika Anda mendengar suara sirene mobil, Anda mungkin merasa renek dan langsung berhenti untuk memberi jalan. Dalam budaya Indonesia modern, kata renek juga digunakan dalam konteks humor, seperti "Saya merasa renek ketika melihat komedian yang lucu". Dalam kesimpulan, kata renek adalah kata yang unik dan memiliki makna yang spesifik. Dengan memahami konteks historis dan sosialnya, kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih tepat dalam berbagai situasi. Jadi, jangan ragu untuk menggunakan kata renek dalam percakapan sehari-hari, dan siapkan diri Anda untuk merasakan renek dalam situasi yang tidak terduga!