Arti Kata "legitimasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "legitimasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

legitimasi

le·gi·ti·ma·si /légitimasi/ n 1 Huk keterangan yg mengesahkan atau membenarkan bahwa pemegang keterangan adalah betul-betul orang yg dimaksud; kesahan; 2 pernyataan yg sah (menurut undang-undang atau sesuai dng undang-undang); pengesahan;
me·le·gi·ti·ma·si·kan v mengesahkan; membenarkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "legitimasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "legitimasi" dalam Kalimat

1.Kementerian Pendidikan mengeluarkan surat legitimasi untuk mengesahkan keberadaan sekolah baru di daerah tersebut.
2.Proses legitimasi dokumen asli sangat penting dalam kegiatan perjalanan dinas untuk menghindari masalah.
3.Dalam novel itu, legitimasi kekuasaan raja digambarkan sebagai hasil peristiwa sejarah yang menentukan.
4.Pengadilan meminta legitimasi dokumen yang diberikan oleh pihak penggugat untuk memperkuat argumen mereka.
5.Pemerintah melakukan legitimasi ulang terhadap kebijakan lama untuk mengadaptasi dengan perubahan zaman.

📚 Artikel terkait kata "legitimasi"

Mengenal Kata 'legitimasi' - Inspirasi dan Motivasi

Legitimasi: Makna dan Konteks dalam Membangun Kepercayaan

Dalam bahasa Indonesia, legitimasi memiliki makna yang sangat penting dalam membangun kepercayaan dan kesahan. Secara umum, legitimasi dapat diartikan sebagai keterangan atau pernyataan yang sah dan mengesahkan suatu hal, sehingga dapat dipercaya dan diakui oleh masyarakat. Dalam konteks sejarah, legitimasi sering digunakan pada era Kekaisaran Romawi dan Dinasti Qing, di mana para pemimpin menggunakan legitimasi untuk membenarkan kekuasaan mereka dan membangun kepercayaan rakyat. Dalam konteks sosial, legitimasi memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan dan keharmonisan antara individu, kelompok, dan institusi. Dengan demikian, legitimasi menjadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kehidupan politik, ekonomi, dan sosial. Legitimasi dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: * "Pemerintah harus memberikan legitimasi kepada perusahaan untuk melakukan proyek besar-besaran tersebut." * "Surat pengesahan yang diberikan oleh pihak berwenang merupakan legitimasi yang sah untuk menunjukkan kepemilikan." * "Pernyataan yang diucapkan oleh saksi mata merupakan legitimasi yang kuat untuk membuktikan kebenaran suatu peristiwa." Dalam kehidupan sehari-hari, legitimasi memiliki relevansi yang sangat penting dalam membangun kepercayaan dan keharmonisan antara individu, kelompok, dan institusi. Dalam budaya Indonesia modern, legitimasi sering digunakan dalam konteks politik, ekonomi, dan sosial. Contohnya, legitimasi digunakan dalam proses pemilihan umum, pengesahan kontrak, dan pengakuan kepemilikan. Dengan demikian, legitimasi menjadi sangat penting dalam membangun kepercayaan dan keharmonisan dalam masyarakat.