Arti Kata "kliyengan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kliyengan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kliyengan

kli·yeng·an a cak pening; pusing; sakit kepala

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kliyengan"

📝 Contoh Penggunaan kata "kliyengan" dalam Kalimat

1.Saya merasa kliyengan saat membaca novel yang panjang dan kompleks.
2.Dia mengalami kliyengan karena terlalu banyak kerjaan dalam waktu yang singkat.
3.kliyengan karena sakit kepala membuatku tidak bisa fokus dalam ujian.
4.Selama liburan, aku ingin beristirahat karena sering kali merasa kliyengan di sekolah.
5.Dia mengatakan bahwa kliyengan adalah gejala umum dikala mengembangkan projek besar.

📚 Artikel terkait kata "kliyengan"

Mengenal Kata 'kliyengan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kliyengan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata Kunci: Kliyengan, Pusing, Sakit Kepala

Kata "kliyengan" adalah salah satu kata yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan perasaan pusing atau sakit kepala. Dalam konteks historis, kata ini berasal dari bahasa Jawa dan telah digunakan selama berabad-abad di Indonesia. Makna umum dari kata "kliyengan" adalah mengalami pusing atau sakit kepala yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perubahan cuaca, stres, atau kerusakan pada otak.

Contoh Penggunaan Kata Kliyengan

Kata "kliyengan" dapat digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: "Saya merasa kliyengan setelah berjalan terlalu cepat di tengah hujan." Dalam kalimat ini, kata "kliyengan" digunakan untuk menggambarkan perasaan pusing yang dialami oleh seseorang. Contoh lainnya adalah: "Setelah makan makanan pedas, saya merasa sangat kliyengan." Dalam kalimat ini, kata "kliyengan" digunakan untuk menggambarkan perasaan sakit kepala yang dialami oleh seseorang setelah makan makanan pedas.

Relevansi Kata Kliyengan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kliyengan" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang yang mengalami pusing atau sakit kepala karena berbagai faktor, seperti stres, perubahan cuaca, atau kerusakan pada otak. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kliyengan" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan perasaan pusing atau sakit kepala. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks penggunaan kata "kliyengan" dalam bahasa Indonesia. Dengan demikian, kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih tepat dan efektif dalam berbagai konteks.