Arti Kata "kini gatal besok digaruk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kini gatal besok digaruk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kini gatal besok digaruk

Peribahasa pertolongan yang datangnya terlambat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kini gatal besok digaruk"

📝 Contoh Penggunaan kata "kini gatal besok digaruk" dalam Kalimat

1.kini gatal besok digaruk, saya baru sadar pentingnya mencari bantuan medis.
2.Saya merasa malu menerima bantuan dari teman karena kini gatal besok digaruk.
3.Dalam proses belajar, guru memahami bahwa kini gatal besok digaruk, maka harus berusaha lebih keras.
4.Ketika kita terlambat memulai proyek, maka kini gatal besok digaruk, dan kesulitan menjadi semakin besar.
5.Pemerintah harus memahami bahwa kini gatal besok digaruk, maka harus berusaha lebih cepat dalam menyelesaikan masalah.

📚 Artikel terkait kata "kini gatal besok digaruk"

Mengenal Kata 'kini gatal besok digaruk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kini Gatal Besok Digaruk" - Inspirasi dan Motivasi

Kini gatal besok digaruk adalah sebuah peribahasa yang memiliki makna umum tentang pertolongan yang datangnya terlambat. Peribahasa ini telah ada sejak lama dan masih digunakan hingga saat ini. Kata "kini gatal besok digaruk" biasanya digunakan untuk mengungkapkan kekecewaan dan kekecewaan akan ketidakhadiran atau ketidaklengkapan bantuan yang diperlukan. Pertolongan yang datangnya terlambat dapat menjadi sangat frustrasi dan mengganggu rencana yang telah dibuat. Dalam kontek sosial, peribahasa ini juga dapat digunakan untuk mengkritik seseorang yang tidak tanggap terhadap permasalahan orang lain. Dalam budaya Indonesia modern, peribahasa ini masih relevan dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "kini gatal besok digaruk" dalam kalimat yang alami: * "Dia mengeluh bahwa kini gatal besok digaruk, padahal dia sudah membutuhkan bantuan dari temannya sejak seminggu yang lalu." * "Pertolongan dari dokter sangat lambat, membuat saya merasa seperti kini gatal besok digaruk." * "Dia tidak tanggap terhadap permintaan bantuan dari temannya, membuat saya merasa seperti kini gatal besok digaruk." Dalam kehidupan sehari-hari, peribahasa "kini gatal besok digaruk" dapat dipakai untuk mengkritik ketidakhadiran atau ketidaklengkapan bantuan yang diperlukan. Misalnya, jika seseorang tidak membantu temannya dalam waktu yang tepat, maka dapat dikatakan bahwa bantuan itu "kini gatal besok digaruk". Dengan demikian, peribahasa ini dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab individu dalam membantu orang lain.