Arti Kata "ketu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ketu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ketu

ke·tu n kopiah berbentuk bulat panjang yg tidak beperhiasan (kadang dipakai dng sorban dan pd zaman dahulu biasa dipakai oleh pendeta atau pertapa);
-- udeng kain kepala yg sudah dibentuk sbg ketu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ketu"

📝 Contoh Penggunaan kata "ketu" dalam Kalimat

1.Sebagai seorang pendeta, Beliau mengenakan ketu yang sederhana sebagai simbol kesederhanaan hati.
2.Pada zaman dahulu, ketu sering digunakan oleh para pertapa sebagai simbol kesucian dan kebijaksanaan.
3.Dalam upacara adat, ketu biasanya dipakai oleh tokoh masyarakat sebagai simbol kehormatan dan penghormatan.
4.Pertapa tersebut membawa ketu sebagai simbol kesepian dan kebijaksanaannya selama bertahun-tahun di pedalaman hutan.
5.Pengrajin tradisional masih menggunakan ketu sebagai bahan dasar pembuatan udeng kain kepala yang unik dan indah.

📚 Artikel terkait kata "ketu"

Mengenal Kata 'ketu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ketu" - Sejarah dan Makna yang Unik

Kata "ketu" memiliki makna yang unik dan khas dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks resmi, ketu adalah kopiah berbentuk bulat panjang yang tidak beperhiasan, sering digunakan bersama sorban. Dalam masa lalu, ketu biasanya dipakai oleh pendeta atau pertapa sebagai simbol kebijaksanaan dan kesucian. Dalam sejarah, ketu memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Hindu dan Buddha di Indonesia. Pada zaman dahulu, ketu digunakan sebagai simbol kekuasaan dan kebijaksanaan, sehingga banyak pendeta dan pertapa yang menggunakan ketu sebagai penampilan mereka. Dalam budaya Jawa, ketu juga digunakan sebagai simbol kebesaran dan kehormatan. Ketu juga memiliki penggunaan yang luas dalam bahasa sehari-hari. Misalnya, dalam kalimat "Dia memakai ketu dan sorban untuk berziarah ke kuil," ketu digunakan sebagai kopiah yang tidak beperhiasan. Atau dalam kalimat "Dia adalah seorang pendeta yang selalu memakai ketu dan bercermin di depan cermin," ketu digunakan sebagai simbol kebijaksanaan dan kesucian. Dalam kehidupan sehari-hari, ketu masih digunakan sebagai simbol kehormatan dan kebesaran. Banyak masyarakat Indonesia yang masih memakai ketu sebagai kopiah mereka, terutama pada acara-acara formal atau keagamaan. Dalam budaya modern, ketu juga digunakan sebagai simbol identitas budaya dan kebanggaan terhadap warisan leluhur. Dalam kesimpulan, ketu adalah kata yang memiliki makna yang unik dan khas dalam bahasa Indonesia. Dari sejarah hingga penggunaan sehari-hari, ketu selalu digunakan sebagai simbol kebijaksanaan, kehormatan, dan kebesaran.