Arti Kata "gurdan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gurdan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gurdan

gur·dan n ringgit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gurdan"

📝 Contoh Penggunaan kata "gurdan" dalam Kalimat

1.Bapak membelikan cucunya gurun ringgit untuk membeli buku teks sekolah.
2.Di pasar tradisional, pedagang sayur menawarkan sayuran segar dengan harga 5 gurun per kilogram.
3.Ketika berbelanja di supermarket, ibu mencari gurun ringgit untuk membeli bahan makanan.
4.Di sebuah kafe, seorang pelanggan memesan nasi goreng dengan harga 15 gurun ringgit.
5.Setelah lulus ujian, siswa mendapatkan hadiah gurun ringgit dari orang tuanya untuk membeli pakaian baru.

📚 Artikel terkait kata "gurdan"

Mengenal Kata 'gurdan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gurdan" dalam Budaya Indonesia

Kata "gurdan" adalah istilah yang mungkin tidak banyak dikenal oleh masyarakat luas, terutama bagi generasi muda. Namun, dalam konteks sejarah dan budaya, "gurdan" memiliki makna yang cukup penting. Dalam arti resmi, "gurdan" merujuk pada bagian ujung atau hujung pakaian tertentu, yang dalam bahasa Inggris disebut sebagai "lapel" atau "collar". Pada masa lalu, pakaian tradisional seperti kebaya dan batik memiliki elemen gurdan yang menonjol sebagai identitas khas. Gurdan ini seringkali dilengkapi dengan hiasan atau motif yang unik, menunjukkan status sosial dan kebudayaan masyarakat. Dalam konteks sosial, gurdan juga memiliki makna yang mendalam sebagai simbol identitas dan jati diri. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "gurdan" dalam kalimat yang alami: * "Gurdan kebaya yang dihiasi dengan motif batik sangat cantik." * "Gurdan baju batik ini memiliki corak yang sangat elok." * "Gurdan garmen tradisional memiliki makna yang mendalam sebagai identitas khas." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gurdan" masih relevan dalam konteks budaya dan tradisi Indonesia. Misalnya, dalam acara-acara adat seperti pernikahan dan upacara tradisional, pakaian dengan gurdan yang indah seringkali dipakai sebagai simbol identitas dan kebudayaan. Bahkan, dalam dunia mode modern, kata "gurdan" juga digunakan sebagai inspirasi untuk menciptakan desain pakaian yang unik dan menarik. Dalam kesimpulan, kata "gurdan" memiliki makna yang kompleks dan mendalam dalam budaya Indonesia. Dari makna umum sebagai bagian pakaian, hingga konteks sosial dan kebudayaan, "gurdan" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari.