Arti Kata "kerkah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kerkah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kerkah

ker·kah v, me·nger·kah v memakan (mengunyah, menggigit barang yg keras atau liat): harimau ~ kepala kambing;
di·ker·kah v digigit;
~ dia menampar pipi, dibakar dia melilit puntung, pb selalu hendak membalas kpd orang yg berbuat jahat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kerkah"

📝 Contoh Penggunaan kata "kerkah" dalam Kalimat

1.Harimau mulai mengkerkah kepala kambing yang masih hidup.
2.Anak kecil itu terluka karena digigit seekor tikus yang mengkerkah kakinya.
3.Saat berburu, si matador mengkerkah tanduk gajah yang marah.
4.Mereka berdua saling mengkerkah, saling menusuk dengan senjata tajam mereka.
5.Dalam pertarungan sengit, kuda liar mengkerkah kuku gajah yang besar.

📚 Artikel terkait kata "kerkah"

Mengenal Kata 'kerkah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kerkah" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Historis

Kata "kerkah" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang unik dan memiliki konteks historis yang menarik. Secara resmi, "kerkah" berarti mengunyah atau menggigit objek keras atau liat, seperti harimau yang menggigit kepala kambing. Selain itu, kata "kerkah" juga memiliki makna sebagai tindakan membalas atau menghukum orang yang berbuat jahat. Dalam konteks sejarah, kata "kerkah" sering digunakan untuk menggambarkan perilaku hewan seperti harimau atau ular yang menggigit mangsa mereka.

Penggunaan Kata "kerkah" dalam Kalimat

Kata "kerkah" sering digunakan dalam kalimat yang alami dan menarik. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "kerkah": * Harimau menggigit kepala kambing dengan kerasnya, membuat kambing itu terkejut. "Harimau ~ kepala kambing" adalah contoh penggunaan kata "kerkah" yang menunjukkan tindakan menggigit. * Si harimau itu digigit oleh ular besar di hutan. Dalam kalimat ini, kata "kerkah" digunakan untuk menggambarkan tindakan digigit. * Dibakar dia melilit puntung, sementara itu dia ~ si pembalasnya. Contoh ini menunjukkan bahwa kata "kerkah" juga digunakan untuk menggambarkan tindakan membalas.

Relevansi Kata "kerkah" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kerkah" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata "kerkah" untuk menggambarkan tindakan membalas atau menghukum orang yang berbuat jahat. Misalnya, jika seseorang melakukan kesalahan besar, kita mungkin akan berkata "dia harus ~ orang yang melakukannya". Selain itu, kata "kerkah" juga sering digunakan dalam kalimat-kalimat yang berisi motivasi dan inspirasi, seperti "jangan pernah ~ orang yang berbuat jahat". Dengan demikian, kata "kerkah" memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.