Arti Kata "kercit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kercit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kercit

ker·cit, me·nger·cit·kan v 1 mengedipkan; mengejapkan (mata); 2 mengerutkan (kening atau alis)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kercit"

📝 Contoh Penggunaan kata "kercit" dalam Kalimat

1.Kereta api berhenti beberapa menit, tetapi penumpang tetap kercit karena tertidur.
2.Ibu meminta anaknya untuk menghentikan kercit dan menikmati pemandangan di luar jendela.
3.Pada malam hari, bintang-bintang di langit berkerucut, membuat mataku kercit dengan keindahannya.
4.Saat mempelajari materi kuliah, saya sering kali kercit dan tidak fokus.
5.Ia menatap wajah kekasihnya yang kercit, menunjukkan bahwa dia sedang sangat berpikir.

📚 Artikel terkait kata "kercit"

Mengenal Kata 'kercit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kercit" - Mengungkapkan Emosi Secara Alami

Kata "kercit" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan reaksi emosi seseorang, terutama ketika mereka merasa terkejut, terkecil, atau bahkan sedih. Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki arti resmi sebagai "mengerutkan (kening atau alis)" atau "mengedipkan (mata)". Istilah ini telah digunakan sejak lama, tetapi sekarang semakin populer, terutama di kalangan remaja dan anak muda. Kata "kercit" sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti ketika kita terkejut melihat sesuatu yang tidak terduga atau ketika kita sedih karena kehilangan sesuatu yang penting. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "kercit" dalam kalimat yang alami: - "Saat mendengar berita itu, dia langsung kercit dan menangis." - "Dia kercit saat melihat keadaan rumah yang terbakar." - "Saya kercit ketika mendengar bahwa teman saya akan pindah ke kota lain." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kercit" memiliki relevansi yang besar karena mampu mengungkapkan emosi dengan cara yang alami dan tidak formal. Dalam budaya Indonesia, kata ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, terutama di kalangan keluarga atau teman-teman. Dengan menggunakan kata "kercit", seseorang dapat mengungkapkan emosi mereka dengan cara yang lebih mudah dan alami, tanpa perlu menggunakan kata-kata formal yang terkadang membuat percakapan menjadi tidak nyaman.