Arti Kata "kerai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kerai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kerai

1ke·rai n jalinan bilah (rotan, bambu, dsb) penutup pintu, jendela, dsb atau sbg peneduh; bidai

2ke·rai v, me·nge·rai·kan v memadamkan: mereka terbangun dan membantu ~ api yg sedang berkobar itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kerai"

📝 Contoh Penggunaan kata "kerai" dalam Kalimat

1.Pintu rumah kami dilengkapi dengan kerai bambu yang masih kuat.
2.Di desa, kerai rotan masih digunakan sebagai penutup jendela rumah.
3.kerai penutup jendela harus dibersihkan secara teratur untuk menjaga kesehatan.
4.kerai bambu yang digunakan sebagai peneduh di teras rumah sangat alami.
5.Pembuatan kerai rotan sebagai kerajinan tangan masih sangat diminati.

📚 Artikel terkait kata "kerai"

Mengenal Kata 'kerai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kerai" - Penutup yang Tahan Cuaca

Kata "kerai" sering digunakan untuk menggambarkan penutup jendela atau pintu yang terbuat dari bilah-bilah rotan, bambu, atau bahan lainnya. Istilah ini memiliki sejarah yang panjang dan digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam budaya Indonesia.

Historis dan Makna Umum

Kata "kerai" berasal dari bahasa Melayu, yang digunakan di wilayah nusantara pada abad ke-15. Pada saat itu, kerai digunakan sebagai penutup jendela dan pintu rumah-rumah para bangsawan dan pedagang. Bahan yang digunakan untuk membuat kerai biasanya adalah rotan atau bambu, yang kuat dan tahan cuaca. Dengan demikian, kerai menjadi bagian penting dari arsitektur tradisional Indonesia.

Penggunaan dalam Kalimat

Kata "kerai" dapat digunakan dalam berbagai kalimat, seperti: "Jendela rumah itu dilindungi oleh kerai yang kuat dan tahan cuaca." "Kerai bambu di atas pintu itu sangat indah dan unik." "Kerai rotan di jendela ini sangat kuat dan tidak mudah rusak."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kerai" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam penggunaan arsitektur tradisional. Banyak rumah-rumah di Indonesia yang masih menggunakan kerai sebagai penutup jendela dan pintu. Selain itu, kerai juga digunakan sebagai bagian dari dekorasi interior dan eksterior rumah, memberikan kesan yang unik dan menarik.