Arti Kata "kemelut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kemelut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kemelut

ke·me·lut n 1 keadaan yg berbahaya (tt menderita penyakit, terutama penyakit demam); 2 keadaan genting (berbahaya, kritis): negara-negara itu menghadapi -- politik baru;
-- naik keadaan (penyakit) yg bertambah berbahaya; -- silir cak kemeja sport (leher sebelah depan terbuka) -- turun keadaan (penyakit) yg berkurang bahayanya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kemelut"

📝 Contoh Penggunaan kata "kemelut" dalam Kalimat

1.Pemerintah harus segera mengambil langkah untuk mengatasi kemelut ekonomi yang sedang melanda negara.
2.Kondisi politik negara saat ini sedang mengalami kemelut sehingga sulit untuk menentukan kebijakan.
3.Dia menderita kemelut penyakit liver yang harus diobati secara intensif.
4.Para ahli politik harus berusaha mengatasi kemelut politik yang terjadi di negara-negara tetangga.
5.Dalam novel itu, kisah kemelut percintaan antara tokoh utama sangat menarik untuk dibaca.

📚 Artikel terkait kata "kemelut"

Mengenal Kata 'kemelut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kemelut" dalam Bahasa Indonesia

Kata "kemelut" sering digunakan dalam berbagai konteks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, **kemelut** dapat diartikan sebagai keadaan yang berbahaya, baik dalam arti fisik maupun emosional. Dalam sejarah perkembangan bahasa Indonesia, kata ini pertama kali digunakan pada abad ke-19 sebagai peminjaman dari bahasa Inggris "melut", yang berarti "keadaan genting" atau "keadaan berbahaya". Dalam kehidupan sehari-hari, **kemelut** sering digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau berbahaya. Misalnya, "negara-negara itu menghadapi **kemelut** politik baru" atau "saya sedang mengalami **kemelut** dalam mencari pekerjaan". Dalam kedua contoh tersebut, kata **kemelut** digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau berbahaya. Dalam budaya Indonesia modern, kata **kemelut** juga digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam politik, **kemelut** digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau berbahaya dalam suatu partai atau pemerintahan. Dalam kehidupan sehari-hari, **kemelut** digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau berbahaya dalam suatu situasi atau kondisi. Dalam hal ini, **kemelut** dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan yang memerlukan penyelesaian atau solusi yang cepat. Dalam keseluruhan, kata **kemelut** memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Dalam berbagai konteks, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau berbahaya, baik dalam arti fisik maupun emosional.