Arti Kata "kecai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kecai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kecai

ke·cai a, ber·ke·cai a remuk (pecah, robek, dsb) hingga menjadi kecil-kecil: kaca itu dibantingnya hingga ~;
ber·ke·cai-ke·cai v berkecai;
ter·ke·cai a berkecai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kecai"

📝 Contoh Penggunaan kata "kecai" dalam Kalimat

1.Kaca itu dibantingnya hingga berkecai.
2.Kami harus berhati-hati agar tidak berkecai saat membersihkan peralatan.
3.Di taman, anak-anak bermain sambil berkecai dengan kaca-kaca pecah.
4.Pada pagi hari, gelas minumku berkecai karena terjatuh.
5.Pengusaha harus berkecai dalam menghadapi krisis ekonomi yang melanda perusahaannya.

📚 Artikel terkait kata "kecai"

Mengenal Kata 'kecai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kecai" dalam Bahasa Indonesia

Kata "kecai" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti "berkecai" atau "terkecai" yang berarti pecah, robek, atau menjadi kecil-kecil. Kata ini memiliki konteks historis dan sosial yang menarik, terutama dalam kehidupan sehari-hari orang Indonesia.

Sebelumnya, kata "kecai" digunakan dalam konteks yang berbeda, seperti dalam arti berkecai sebagai proses pecahnya sesuatu menjadi kecil-kecil. Misalnya, "kaca itu dibantingnya hingga berkecai" atau "bantal itu terkecai karena terjatuh". Dalam konteks ini, kata "kecai" memiliki makna yang lebih spesifik dan terkait dengan proses pecah atau robeknya sesuatu.

Contoh penggunaan kata "kecai" dalam kalimat yang alami adalah: - "Saya tidak sengaja menginjak kaca itu, hingga berkecai menjadi kecil-kecil." - "Bantal itu terkecai karena terjatuh dari tempat tidur." - "Kaca itu dibantingnya hingga berkecai dan pecah menjadi beberapa bagian."

Kata "kecai" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari orang Indonesia. Dalam beberapa konteks, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses pecah atau robeknya sesuatu, seperti dalam kecelakaan atau akibat dari kesalahan. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "kecai" untuk menggunakan kata ini dengan tepat dan efektif.

Dalam budaya Indonesia modern, kata "kecai" masih digunakan dalam beberapa konteks, seperti dalam kehidupan sehari-hari, dalam kecelakaan, atau sebagai ganti kata lain seperti "pecah" atau "robek". Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "kecai" untuk menggunakan kata ini dengan tepat dan efektif.