Arti Kata "babi jantan muda" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "babi jantan muda" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

babi jantan muda

babi jantan yang belum dipakai sebagai pejantan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "babi jantan muda"

📝 Contoh Penggunaan kata "babi jantan muda" dalam Kalimat

1.Di kebun binatang, ada beberapa ekor babi jantan muda yang dipelihara sebagai hewan peliharaan.
2.Pada masa lalu, babi jantan muda sering digunakan sebagai korban dalam upacara keagamaan tertentu.
3.Kepala peternakan setempat memutuskan untuk menjual beberapa ekor babi jantan muda kepada para pembeli.
4.Selama pelatihan, para siswa diperbolehkan untuk memelihara babi jantan muda sebagai proyek ilmiah mereka.
5.Di pasar tradisional, banyak pedagang yang menjual babi jantan muda segar untuk diolah menjadi makanan.

📚 Artikel terkait kata "babi jantan muda"

Mengenal Kata 'babi jantan muda' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "babi jantan muda" - Inspirasi dan Motivasi

Babi jantan muda adalah istilah yang mungkin jarang kita dengar dalam percakapan sehari-hari. Namun, dalam konteks agraris dan peternakan, kata ini memiliki makna yang jelas. Secara resmi, babi jantan muda adalah babi jantan yang belum dipakai sebagai pejantan, biasanya dalam usia remaja. Dalam kehidupan sehari-hari, pengetahuan tentang babi jantan muda dapat membantu peternak dalam memilih pejantan yang berkualitas bagi program pembesaran dan reproduksi. Babi jantan muda sering digunakan sebagai pejantan dalam program perbanyakan babi, terutama untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas daging babi. Dalam kalimat, contoh penggunaan kata "babi jantan muda" dapat dilihat dalam beberapa konteks berbeda. Misalnya, "Babi jantan muda dari peternakan lokal dipilih untuk digunakan sebagai pejantan dalam program perbanyakan babi," atau "Babi jantan muda yang sehat dan berkualitas diperlukan untuk meningkatkan produksi daging babi." Babi jantan muda memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam dunia peternakan. Banyak peternak yang memilih babi jantan muda sebagai pejantan karena keunggulannya dalam hal reproduksi dan produktivitas. Selain itu, pengetahuan tentang babi jantan muda juga dapat membantu dalam mengembangkan program perbanyakan babi yang lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, babi jantan muda menjadi salah satu komponen penting dalam industri peternakan di Indonesia.