Arti Kata "kaum dahrian" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kaum dahrian" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kaum dahrian

Berasal dari bahasa Arab orang yang tidak memeluk suatu agama; orang yang ingin bebas dalam pikiran dan pendirian

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kaum dahrian"

📝 Contoh Penggunaan kata "kaum dahrian" dalam Kalimat

1.Orang kuliah tidak dapat dipandang sebagai non-agama atau kaum dahrani dalam hal ini.
2.Pendidikan agama tidak dapat mencakup orang-orang yang tidak memiliki kepercayaan, termasuk kaum dahrian.
3.Dalam konteks filsafat, individu yang tidak memeluk agama sering disebut sebagai kaum dahrian karena keinginan mereka untuk bebas berpikir.
4.Seorang ahli filsafat memelajari aliran keagamaan yang menekankan kebebasan berpikir, sering disebut sebagai kaum dahrian.
5.Dalam sejarah, kaum dahrian sering dianggap sebagai kelompok yang heterogen dan tidak terikat oleh tradisi keagamaan.

📚 Artikel terkait kata "kaum dahrian"

Mengenal Kata 'kaum dahrian' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kaum Dahrian" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Umum

Kata "**kaum dahrian**" memiliki makna yang unik dan menarik. Berasal dari bahasa Arab, kata ini merujuk pada orang yang tidak memeluk suatu agama atau kepercayaan, sehingga memiliki pikiran dan pendirian yang bebas. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kelompok orang yang mencari kebebasan berpikir dan beragama. Mereka sering kali dianggap sebagai kelompok minoritas yang tidak menemukan tempat mereka dalam masyarakat tradisional.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Kata "**kaum dahrian**" sering digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam bahasa yang formal maupun informal. Contoh penggunaannya dapat dilihat dalam kalimat berikut: "Di masa lalu, **kaum dahrian** sering kali dianggap sebagai kelompok yang tidak memiliki nilai dan norma." Atau, "Sebagai **kaum dahrian**, dia tidak pernah menemukan tempatnya dalam masyarakat yang sangat agamis." Selain itu, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih modern, seperti: "Dalam masyarakat modern, **kaum dahrian** sering kali dianggap sebagai kelompok yang berpikiran terbuka dan bebas."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "**kaum dahrian**" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam masyarakat modern, banyak orang yang mencari kebebasan berpikir dan beragama. Mereka tidak ingin terikat dengan norma dan nilai yang telah ditetapkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, kata "**kaum dahrian**" dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi bagi mereka yang ingin mencari kebebasan dan kebenaran. Dengan demikian, kata ini dapat menjadi simbol dari kelompok orang yang berpikiran terbuka dan bebas, dan yang tidak takut untuk mencari kebenaran dan kebebasan.