Arti Kata "kapuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kapuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kapuk

1ka·puk n randu; kabu-kabu

2ka·puk Mk n lumbung (yg berdinding anyaman bambu, beratap, dan berbentuk bulat panjang)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kapuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "kapuk" dalam Kalimat

1.Pohon kapuk yang berdiri megah di tepi pantai menghadirkan suasana tenang.
2.Penghuni desa berburu kapuk di hutan untuk membuat peralatan sehari-hari.
3.Pada zaman dahulu, masyarakat menggunakan kapuk sebagai bahan untuk membuat bangunan.
4.Pada masa kolonial, pemerintah Belanda membiayai pembangunan jalan kapuk yang menghubungkan kota.
5.kapuk yang terjatuh ke laut menjadi sumber makanan bagi beberapa spesies ikan.

📚 Artikel terkait kata "kapuk"

Mengenal Kata 'kapuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kapuk" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kapuk" memiliki makna umum sebagai 'randu; kabu-kabu', tetapi apa sebenarnya makna di balik kata ini? Dalam konteks sejarah, kata "kapuk" digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak jelas atau kabur. Dalam masyarakat, kata ini sering digunakan untuk mengungkapkan ketidaktahuan atau ketidakpastian tentang sesuatu.

Penggunaan Kata "Kapuk" dalam Kalimat

Kata "kapuk" sering digunakan dalam kalimat-kalimat sehari-hari untuk menggambarkan kondisi yang tidak jelas. Misalnya, "Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan proyek ini, semua kabu-kabu saja." Atau, "Dia tidak memberitahu saya tentang rencananya, semua kapuk-kapuk." Dalam contoh lain, "Kita harus berhati-hati karena semua kabu-kabu tentang cuaca hari ini."

Kapuk dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kapuk" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia modern. Dalam dunia bisnis, kata ini digunakan untuk menggambarkan ketidakpastian tentang keamanan atau kesuksesan proyek. Misalnya, "Perusahaan ini sedang menghadapi kesulitan keuangan, semuanya kabu-kabu saja." Dalam konteks sosial, kata "kapuk" digunakan untuk menggambarkan ketidaktahuan atau ketidakpastian tentang situasi sosial atau politik. Misalnya, "Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan kebijakan pemerintah ini, semua kapuk-kapuk saja."