Arti Kata "bayong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bayong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bayong

ba·yong v, mem·ba·yong v mengangkat; memanggul: ia terpaksa - tangga dr rumah mertuanya sampai ke sawah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bayong"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "bayong" dalam Kalimat

1.Ibu membaΒ­yong anaknya ke sekolah dengan hati yang penuh kasih.
2.Di hutan, seekor monyet terlihat membaΒ­yong anaknya ke atas pohon.
3.Sebagai hobi, aku suka membaΒ­yong puing-puing kayu menjadi kerajinan tangan.
4.Ibu mertua sangat sabar dan mampu membaΒ­yong bapaknya ke tempat tidur setelah operasi.
5.Seorang pedagang di pasar membaΒ­yong barang-barangnya ke tempat penjualan dengan berlari lincah.

πŸ“š Artikel terkait kata "bayong"

Mengenal Kata 'bayong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bayong" - Cara Mengangkat dengan Santai

Bayong adalah kata yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Kata ini memiliki makna yang sangat umum, yaitu mengangkat atau memanggul sesuatu. Namun, apa yang membuat kata bayong ini begitu istimewa? Mari kita lihat sejarah dan konteks sosial di balik kata bayong ini. Bayong memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Kata ini berasal dari bahasa Jawa, yang kemudian diadaptasi ke bahasa Indonesia. Dalam bahasa Jawa, kata ini memiliki makna yang sama, yaitu mengangkat atau memanggul. Di masa lalu, kata bayong ini sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di pedesaan. Orang-orang sering menggunakan kata bayong untuk menggambarkan cara mengangkat barang-barang berat.

Contoh Penggunaan Kata Bayong dalam Kalimat

Bayong sering digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: - Ia harus menggunakan bayong untuk mengangkat karung beras dari rumah ke mobil. - Ayah saya menggunakan bayong untuk memanggul kayu bakar dari hutan. - Saya harus menggunakan bayong untuk mengangkat tas berat ke atas bus. Dalam contoh-contoh di atas, kata bayong digunakan untuk menggambarkan cara mengangkat barang-barang berat. Kata ini sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di pedesaan.

Relevansi Kata Bayong dalam Kehidupan Sehari-Hari

Bayong memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era modern ini, banyak orang yang menggunakan teknologi untuk mengangkat barang-barang berat. Namun, masih banyak orang yang menggunakan kata bayong untuk menggambarkan cara mengangkat barang-barang secara tradisional. Dalam konteks ini, kata bayong memiliki makna yang sangat positif, yaitu menggambarkan cara mengangkat barang-barang dengan santai dan tidak terburu-buru.