Arti Kata "buang utang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "buang utang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

buang utang

hukuman yang dijatuhkan kepada seseorang yang selalu berutang dan tidak pernah melunasinya, utang itu menjadi tanggung jawab keluarganya, tetapi orang itu dibuang dari keluarga

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "buang utang"

📝 Contoh Penggunaan kata "buang utang" dalam Kalimat

1.Peradilan menghukumnya dengan buang utang karena tidak pernah melunasi utangnya.
2.Dalam masyarakat, seseorang yang tidak peduli dengan utangnya disebut orang buang utang.
3.Dia menjadi korban buang utang setelah meninggalkan pekerjaannya tanpa melunasi utang perusahaan.
4.Dalam sejarah, hukum buang utang pernah digunakan sebagai bentuk hukuman yang keras bagi para pemberontak.
5.Dosen memberikan contoh kasus buang utang dalam materi hukum pidana untuk memahami konsep hukuman.

📚 Artikel terkait kata "buang utang"

Mengenal Kata 'buang utang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Buang Utang" - Hukuman Lalu Keluarga Bertanggung Jawab

Dalam bahasa Indonesia, kata "buang utang" memiliki makna yang sangat spesifik dan berhubungan erat dengan hukum adat. Kata ini mengacu pada hukuman yang dijatuhkan kepada seseorang yang selalu berutang dan tidak pernah melunasinya. Jika seseorang dinyatakan sebagai orang "buang utang", maka utang tersebut menjadi tanggung jawab keluarganya, namun orang itu sendiri akan dibuang dari keluarga. Sejarah kata "buang utang" sendiri tidak diketahui secara pasti, namun dapat diperkirakan bahwa hukuman ini berasal dari masa lalu ketika orang yang berutang tidak dapat melunasinya dan akhirnya menjadi beban bagi keluarganya. Dalam beberapa kasus, orang "buang utang" bahkan dapat dianggap sebagai "bangkai" atau tidak berguna bagi masyarakat.

Contoh Penggunaan Kata "Buang Utang" dalam Kalimat

- Ayahku pernah menjadi orang "buang utang" dan akhirnya dibuang oleh keluarganya. - Orang yang sering berutang dan tidak pernah melunasinya akan dianggap sebagai orang "buang utang". - Banyak orang yang telah menjadi korban dari orang "buang utang" yang tidak bertanggung jawab.

Relevansi Kata "Buang Utang" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "buang utang" masih digunakan dalam beberapa konteks. Banyak orang yang masih memahami hukuman ini dan tidak ingin menjadi korban dari orang yang tidak bertanggung jawab. Namun, dalam beberapa kasus, kata "buang utang" juga digunakan sebagai sindiran atau omong kosong untuk mengkritik seseorang yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, perlu diingat bahwa kata "buang utang" memiliki makna yang sangat spesifik dan harus digunakan dengan hati-hati.