Arti Kata "kalor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kalor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kalor

ka·lor n Fis 1 tenaga panas yg dapat diteruskan ataupun diterima oleh satu benda ke benda lain secara hantaran (konduksi), penyinaran (radiasi), atau aliran (konveksi); 2 panas;
-- beku bilangan yg menunjukkan jumlah kalori yg dikeluarkan atau dilepaskan oleh 1 g zat yg membeku pd titik bekunya; -- embun bilangan yg menunjukkan jumlah kalori yg dikeluarkan atau dilepaskan oleh 1 g zat yg mengembun pd titik embunnya; -- jenis perbandingan panas; -- lebur bilangan yg menunjukkan jumlah kalori yg dibutuhkan untuk melebur 1 g zat pd titik leburnya; -- uap bilangan yg menunjukkan jumlah kalori yg dibutuhkan untuk menguapkan 1 g zat pd titik uapnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kalor"

📝 Contoh Penggunaan kata "kalor" dalam Kalimat

1.kalor yang diterima oleh benda dapat meningkatkan suhu dan energinya.
2.Dalam proses pembekuan air, kalor yang dilepaskan dapat menurun suhu lingkungan.
3.Ilmu fisika membahas tentang kalor sebagai bentuk energi yang dapat berpindah.
4.Dalam kehidupan sehari-hari, kita mengenal kalor sebagai suhu yang meningkat saat minum kopi panas.
5.Pengukuran kalor leleh adalah penting dalam menentukan titik lebur suatu bahan.

📚 Artikel terkait kata "kalor"

Mengenal Kata 'kalor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kalor" - Pengantar Ilmu Fisika

Kata "kalor" seringkali digunakan dalam berbagai konteks, tetapi apa sebenarnya maknanya? Secara umum, kalor dapat diartikan sebagai tenaga panas yang dapat diteruskan atau diterima oleh satu benda ke benda lain. Konsep ini telah ada sejak zaman kuno, ketika orang-orang mulai menyadari bahwa panas dapat dipindahkan dari satu benda ke benda lain melalui kontak langsung atau melalui udara.

Contoh Penggunaan Kata Kalor dalam Kalimat

Kalor memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika Anda memasukkan gelas air ke dalam mesin pencuci piring yang panas, kalor dari mesin tersebut akan diteruskan ke air dan melepaskan panasnya. Hal ini terjadi karena prinsip konduksi, di mana kalor dapat berpindah dari satu benda ke benda lain melalui kontak langsung. Contoh lain adalah ketika Anda memasak makanan di atas kompor gas, kalor dari api akan diteruskan ke wajan dan menghasilkan panas yang dapat memasak makanan.

Relevansi Kalor dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kalor tidak hanya berperan dalam proses fisika, tetapi juga memiliki dampak signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika Anda berbaring di atas ranjang yang hangat, kalor dari ranjang tersebut dapat membantu Anda merasa lebih nyaman dan santai. Dalam budaya Indonesia modern, kalor juga digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti penggunaan kalor dalam sistem pendingin untuk mengurangi panas di dalam rumah. Dengan demikian, kalor menjadi salah satu konsep fisika yang paling penting dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.