Arti Kata "kalau menampi jangan tumpah padinya" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kalau menampi jangan tumpah padinya" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kalau menampi jangan tumpah padinya

kalau me.nam.pi jangan tumpah padinya Peribahasa mengerjakan sesuatu dengan sebaik-baiknya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kalau menampi jangan tumpah padinya"

📝 Contoh Penggunaan kata "kalau menampi jangan tumpah padinya" dalam Kalimat

1.Saya akan membuat lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "kalau menampi jangan tumpah padinya" dengan syarat yang diberikan.
2.Saya harus menampi air dengan hati-hati, kalau menampi jangan tumpah padinya, agar tidak membuat kerusakan.
3.Pak guru menekankan pentingnya menyampaikan materi dengan baik, kalau menampi jangan tumpah padinya, agar siswa paham.
4.Dalam kehidupan sehari-hari, kami harus berusaha sebaik mungkin, kalau menampi jangan tumpah padinya, agar mencapai tujuan.
5.Dalam membuat sebuah karya seni, seniman harus berhati-hati dalam mengekspresikan ide, kalau menampi jangan tumpah padinya, agar hasilnya menarik.

📚 Artikel terkait kata "kalau menampi jangan tumpah padinya"

Mengenal Kata 'kalau menampi jangan tumpah padinya' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kalau Menampi Jangan Tumpah Padinya" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kalau menampi jangan tumpah padinya" merupakan salah satu peribahasa tradisional Indonesia yang mengandung makna yang sangat mendalam. Peribahasa ini merupakan saran bagi kita untuk melakukan sesuatu dengan sebaik-baiknya. Berawal dari aktivitas menampi, yaitu proses membersihkan beras dari kotoran dan kulit padi. Pada masa lalu, proses ini sangat melelahkan dan membutuhkan ketelatenan tinggi. Oleh karena itu, peribahasa "kalau menampi jangan tumpah padinya" menjadi inspirasi bagi kita untuk selalu melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya, tanpa mengesampingkan aspek kebersihan dan ketelatenan. Contoh-contoh penggunaan kata "kalau menampi jangan tumpah padinya" dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: - Ibu selalu mengingatkan saya untuk menulis dengan rapi, tidak boleh ada kesalahan poin, kalau menampi jangan tumpah padinya. - Dalam melakukan proyek kuliner, kita harus teliti dan tidak boleh menyelewengkan resep, kalau menampi jangan tumpah padinya. - Guru membimbing siswa untuk menyelesaikan tugas dengan baik, tidak boleh ada kesalahan, kalau menampi jangan tumpah padinya. Kata "kalau menampi jangan tumpah padinya" sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal pengembangan diri. Dalam dunia modern, kita seringkali menghadapi tantangan untuk meningkatkan kualitas diri, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan kinerja. Dengan memperhatikan peribahasa "kalau menampi jangan tumpah padinya", kita dapat menjadi pribadi yang lebih teliti, lebih telaten, dan lebih berdedikasi dalam melakukan apa pun.