Arti Kata "absensi" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "absensi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
absensi
ab·sen·si /absénsi/ n ketidakhadiran
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "absensi"
📝 Contoh Penggunaan kata "absensi" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "absensi"
Arti Kata Absensi Menurut KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia
Pengertian Absensi
Absensi merupakan proses pencatatan kehadiran atau ketidakhadiran seseorang dalam suatu kegiatan atau acara. Absensi umumnya digunakan dalam konteks sekolah, kantor, organisasi, atau acara tertentu untuk memantau kehadiran individu. Sistem absensi biasanya mencatat waktu masuk, waktu keluar, serta alasan ketidakhadiran jika diperlukan. Absensi memiliki peran penting dalam menentukan kehadiran atau ketidakhadiran seseorang dalam suatu periode waktu tertentu.
Proses absensi sering kali dilakukan secara manual dengan cara mencatat kehadiran pada lembar absensi atau buku absensi. Namun, dengan kemajuan teknologi, banyak institusi atau perusahaan yang mulai beralih menggunakan sistem absensi digital atau otomatis. Sistem ini memungkinkan pencatatan kehadiran secara real-time dan mengurangi risiko kesalahan dalam penginputan data absensi.
Absensi yang baik dan teratur sangat penting dalam berbagai bidang. Di sekolah, absensi digunakan sebagai acuan untuk menentukan kelayakan siswa dalam mengikuti ujian atau ujian akhir. Di tempat kerja, absensi menjadi faktor evaluasi kinerja karyawan dan dapat berdampak pada penghargaan atau sanksi yang diberikan. Oleh karena itu, menjaga keakuratan absensi dan mengikuti prosedur absensi yang berlaku sangatlah penting.
Selain itu, absensi yang rendah atau tidak teratur juga dapat menjadi pertanda adanya masalah di baliknya. Misalnya, absensi yang kurang baik dari seorang karyawan bisa jadi merupakan indikasi ketidakpuasan terhadap pekerjaan atau lingkungan kerja. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan tindakan preventif untuk mengatasi masalah absensi yang tidak memadai sebelum berdampak pada produktivitas dan kualitas kerja.
Dalam konteks sosial, absensi juga memiliki arti penting. Ketika seseorang tidak hadir dalam acara atau pertemuan tanpa pemberitahuan, hal tersebut dapat dianggap kurang sopan dan kurang menghargai waktu dan usaha orang lain. Oleh karena itu, menjaga komunikasi yang baik terkait absensi dan memberikan informasi yang jelas dan tepat waktu sangatlah penting dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis.