Arti Kata "jingau" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jingau" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jingau

ji·ngau v, men·ji·ngau v menjenguk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jingau"

📝 Contoh Penggunaan kata "jingau" dalam Kalimat

1.Pak Rudi menjenguk ibu di rumah sakit setiap hari.
2.Dalam ritual adat, pengantin perempuan harus menjenguk leluhur sebelum menikah.
3.Saya akan menjenguk sahabat saya yang baru saja pindah ke apartemen baru.
4.Ibu meminta saya untuk menjenguk kakeknya di rumah.
5.Kepada dokter, pasien harus menjenguk dokter spesialis sebelum proses operasi.

📚 Artikel terkait kata "jingau"

Mengenal Kata 'jingau' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jingau" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "jingau" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini berarti menjenguk atau mengunjungi seseorang yang sedang sakit atau tidak sehat. Namun, dalam konteks historis dan sosial, kata ini memiliki makna yang lebih dalam. Di masa lalu, kata "jingau" sering digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk mengunjungi keluarga atau teman yang sedang dalam keadaan tidak sehat.

Contoh Penggunaan Kata "Jingau" dalam Kalimat Alamiah

Kata "jingau" sering digunakan dalam kalimat alami untuk mengungkapkan niat atau keinginan untuk mengunjungi seseorang. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "jingau" dalam kalimat alami: - Aku akan menjenguk ayahmu besok, apa kabar dia? - Ibu sedang sakit, jadi aku akan menjingau ke rumahnya hari ini. - Aku akan mengunjungi temanku yang baru saja pulang dari luar negeri, aku ingin menjingau ke rumahnya.

Relevansi Kata "Jingau" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "jingau" masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks masyarakat Indonesia yang sangat menghargai hubungan sosial dan kekeluargaan. Dalam budaya Indonesia, menjenguk atau mengunjungi seseorang yang sedang sakit atau tidak sehat dianggap sebagai tindakan yang sangat mulia dan menghargai. Oleh karena itu, kata "jingau" tetap menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia dan masih digunakan secara aktif dalam kehidupan sehari-hari.