Arti Kata "jangan diperlelarkan timba perigi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jangan diperlelarkan timba perigi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jangan diperlelarkan timba perigi

jangan di.per.le.lar.kan timba perigi, kalau tak putus genting Peribahasa kejahatan itu jika diulang-ulang akhirnya mencelakakan juga

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jangan diperlelarkan timba perigi"

📝 Contoh Penggunaan kata "jangan diperlelarkan timba perigi" dalam Kalimat

1.Pemerintah tidak boleh membiarkan korupsi terus-menerus, jangan diperlelarkan timba perigi.
2.Kasus-kasus kejahatan yang berulang-ulang akan menyebabkan masyarakat merasa tidak aman, jangan diperlelarkan timba perigi.
3.Polisi harus berusaha keras untuk menangkap pelaku kejahatan, jangan diperlelarkan timba perigi.
4.Jika kita terus membiarkan kejahatan berlangsung, maka akan menyebabkan bencana bagi masyarakat, jangan diperlelarkan timba perigi.
5.Berdasarkan peribahasa tersebut, kita menyadari bahwa kejahatan yang berulang-ulang akan membawa akibat yang buruk, jangan diperlelarkan timba perigi.

📚 Artikel terkait kata "jangan diperlelarkan timba perigi"

Mengenal Kata 'jangan diperlelarkan timba perigi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jangan Diperlelarkan Timba Perigi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "jangan diperlelarkan timba perigi" adalah sebuah peribahasa yang sudah sangat dikenal di Indonesia. Maknanya adalah jangan mengulang kesalahan yang sama, karena jika diulang-ulang, akan mencelakakan juga. Peribahasa ini telah ada sejak zaman dahulu dan masih relevan hingga saat ini. Peribahasa ini memiliki konteks historis yang menarik. Pada masa lalu, timba perigi merupakan alat yang sangat penting untuk mengambil air. Jika timba perigi tersebut diulang-ulang untuk mengambil air, maka akan terjadi kebocoran dan air akan hilang. Dengan demikian, peribahasa ini mengajarkan kita bahwa kejahatan atau kesalahan yang diulang-ulang akan mencelakakan juga. Contoh penggunaan kata "jangan diperlelarkan timba perigi" dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: - "Jangan diperlelarkan timba perigi saat bermain motor, karena kecelakaan bisa terjadi kapan saja." - "Dia tidak boleh diperlelarkan timba perigi dalam membuat keputusan, karena kesalahan yang diulang-ulang akan berakibat buruk." - "Jangan diperlelarkan timba perigi dalam mengelola keuangan, karena kegagalan akan membuatnya kehilangan apa yang telah diraih." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "jangan diperlelarkan timba perigi" sangat relevan. Dalam budaya Indonesia modern, kita seringkali melihat orang-orang yang mengulang kesalahan yang sama, tetapi tidak pernah belajar dari pengalaman tersebut. Mereka masih terus mengulang kesalahan yang sama, hingga akhirnya mereka mencelakakan juga. Oleh karena itu, perlu kita ingatkan untuk tidak mengulang kesalahan yang sama, karena "jangan diperlelarkan timba perigi".