Arti Kata "jangan dilepaskan tangan kanan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jangan dilepaskan tangan kanan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jangan dilepaskan tangan kanan

Peribahasa jangan melepaskan pekerjaan yang ada sebelum mendapat pekerjaan (pencaharian) yang baru

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jangan dilepaskan tangan kanan"

📝 Contoh Penggunaan kata "jangan dilepaskan tangan kanan" dalam Kalimat

1.Sebelum mencari pekerjaan baru, jangan dilepaskan tangan kanan yang sudah ada.
2.Saya berpikir bahwa jangan dilepaskan tangan kanan kita sebelum mencari pekerjaan yang lebih baik.
3.Dalam mencari kehidupan baru, jangan dilepaskan tangan kanan yang telah menopang kita selama ini.
4.Di dunia kerja, jangan dilepaskan tangan kanan yang telah kita miliki sebelum mencari pekerjaan baru.
5.Seorang pebisnis sukses mengatakan bahwa jangan dilepaskan tangan kanan yang telah berhasil, sebelum mencari keuntungan yang lebih besar.

📚 Artikel terkait kata "jangan dilepaskan tangan kanan"

Mengenal Kata 'jangan dilepaskan tangan kanan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jangan dilepaskan tangan kanan" - Inspirasi dan Motivasi

Kita telah sering mendengar ungkapan populer "jangan dilepaskan tangan kanan" yang berarti tidak melepaskan pekerjaan yang ada sebelum mendapatkan pekerjaan baru. Namun, apakah Anda sudah paham makna sebenarnya dari kata ini? jangan dilepaskan tangan kanan bukan hanya sekadar peribahasa yang beredar di masyarakat, tetapi juga merupakan nasihat yang bijak untuk diingat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks historis, jangan dilepaskan tangan kanan muncul sebagai saran untuk tidak melepaskan pekerjaan yang ada sebelum mendapatkan pekerjaan baru. Ini berarti bahwa kita harus memperhatikan potensi pekerjaan yang ada dan tidak langsung menolaknya hanya karena ada kesempatan lain. Dengan demikian, kita dapat menjaga stabilitas dan ketertiban dalam kehidupan kita. Pada saat yang sama, kita juga harus siap untuk menghadapi setiap tantangan dan kesempatan yang datang. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat contoh penggunaan kata jangan dilepaskan tangan kanan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Dia tidak melepaskan pekerjaannya di perusahaan X karena menunggu kesempatan yang lebih baik." Atau, "Dia harus tetap memperhatikan pekerjaannya di sekolah sebelum memutuskan untuk melanjutkan kuliah." Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa jangan dilepaskan tangan kanan adalah sebuah nasihat yang bijak untuk diingat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, jangan dilepaskan tangan kanan masih memiliki relevansi yang besar. Kita sering melihat orang-orang yang melepaskan pekerjaan mereka tanpa mempertimbangkan potensi pekerjaan yang ada. Namun, dengan ingat nasihat "jangan dilepaskan tangan kanan", kita dapat menghindari kesalahan ini dan menjaga stabilitas dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, marilah kita ingat dan mengamalkan nasihat bijak ini dalam kehidupan sehari-hari.