Arti Kata "hura-hura" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hura-hura" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hura-hura

hu·ra-hu·ra 1 a senang-senang; gembira ria; 2 n pesta pora;
ber·hu·ra-hu·ra v bersenang-senang; bergembira ria: masa remaja bukanlah masa untuk ~ saja, tetapi juga masa untuk menuntut ilmu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hura-hura"

📝 Contoh Penggunaan kata "hura-hura" dalam Kalimat

1.Mahasiswa melakukan hura-hura di pesta perayaan hari ulang tahun mereka.
2.Pada malam itu, seluruh warga kota melakukan hura-hura untuk merayakan hari kemerdekaan.
3.Masa remaja bukanlah masa untuk berhura-hura saja, tetapi juga masa untuk menuntut ilmu.
4.Anak kecil melakukan hura-hura setelah mendapatkan hadiah dari orang tuanya.
5.Pada acara perayaan musim panas, seluruh peserta melakukan hura-hura dan menari bersama.

📚 Artikel terkait kata "hura-hura"

Mengenal Kata 'hura-hura' - Inspirasi dan Motivasi

Hura-Hura: Senyum dan Gembira di Masa Remaja

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "hura-hura" memiliki makna umum sebagai senang-senang, gembira ria, dan pesta pora. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan masa remaja yang penuh dengan kegembiraan dan kesenangan. Pada masa lalu, remaja di Indonesia seringkali digambarkan sebagai masa yang penuh dengan hura-hura, karena mereka memiliki waktu dan kebebasan untuk bersenang-senang dan mengekspresikan diri.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Di masa remaja, banyak anak muda yang suka "hura-hura" dengan teman-teman mereka. Mereka akan pergi ke taman kota atau ke pantai untuk bersenang-senang dan menikmati keindahan alam. Di lain waktu, mereka juga akan mengadakan "hura-hura" yang lebih besar, seperti pesta ulang tahun atau pesta akhir tahun. Dengan demikian, mereka dapat mengekspresikan diri dan menikmati kegembiraan bersama.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "hura-hura" masih relevan dan sering digunakan dalam berbagai konteks. Di Indonesia, pesta pora atau "hura-hura" masih menjadi bagian dari kebudayaan dan tradisi masyarakat. Banyak anak muda yang masih suka "hura-hura" dengan teman-teman mereka, baik secara fisik maupun secara virtual. Dengan demikian, kata "hura-hura" masih memiliki makna yang kuat dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.