Arti Kata "iradat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "iradat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

iradat

ira·dat n kehendak, kemauan (Tuhan): Tuhan telah mene-tapkan dng -- Nya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "iradat"

📝 Contoh Penggunaan kata "iradat" dalam Kalimat

1.Kata "iradat" Allah telah menetapkan jalan hidup bagi umat-Nya dengan penuh kasih sayang.
2.Dalam Islam, iradat Allah sangat erat dengan kehidupan manusia, membimbing mereka pada jalan yang lurus.
3.Dalam konteks sehari-hari, orang tua berharap anak-anak mereka memiliki iradat yang baik untuk mencapai kesuksesan.
4.Pendidikan agama Islam di sekolah menengah mempelajari tentang iradat Allah dan kehendak-Nya bagi manusia.
5.Dalam sastra klasik, kisah Roro Jonggrang menunjukkan iradat sang dewi yang kuat dan mempengaruhi kehidupan orang-orang di sekitarnya.

📚 Artikel terkait kata "iradat"

Mengenal Kata 'iradat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "iradat" - Hukum dan Keputusan Tuhan

Dalam agama Islam, iradat memiliki makna yang sangat penting, yaitu kehendak atau kemauan Tuhan. Istilah ini sering digunakan untuk menjelaskan bagaimana Tuhan memutuskan suatu hal, baik itu dalam alam semesta atau kehidupan manusia. Kata iradat memiliki konteks historis yang kaya, karena dalam agama Islam, Tuhan dianggap memiliki kekuasaan yang absolut dan tak terbatas. Dalam kehidupan sehari-hari, iradat sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Tuhan telah menetapkan iradat-Nya untuk menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi." Atau, "Kehidupan manusia dipenuhi dengan iradat Tuhan, yang harus diikuti dengan taat dan patuh." Contoh lain, "Tuhan memiliki iradat yang berbeda-beda untuk setiap individu, sehingga setiap orang harus menemukan jalannya sendiri dalam menerima iradat Tuhan." Dalam kehidupan modern, konsep iradat masih relevan dan dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya, dalam bisnis, iradat Tuhan dapat diartikan sebagai keputusan yang harus diambil berdasarkan prinsip-prinsip keadilan dan kebaikan. Atau, dalam hubungan interpersonal, iradat Tuhan dapat diartikan sebagai keputusan untuk melakukan kebaikan dan membantu orang lain. Dengan demikian, iradat Tuhan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk melakukan kebaikan dan mencapai kehidupan yang lebih baik.