Arti Kata "interpelan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "interpelan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

interpelan

in·ter·pe·lan /interpélan/ n Pol orang (anggota Dewan Per-wakilan Rakyat) yg mengajukan interpelasi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "interpelan"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "interpelan" dalam Kalimat

1.Dalam rapat Dewan Perwakilan Rakyat, anggota parlemen memberikan interpelan kepada Menteri Pendidikan.
2.Anggota DPR mengajukan interpelan tentang kondisi infrastruktur di daerah pedalaman.
3.Dalam buku novel tersebut, tokoh utama menerima interpelan dari pihak keadilan.
4.Sebagai mahasiswa, aku harus mempersiapkan diri untuk menghadapi interpelan pertama kali dalam kuliah.
5.Dalam masyarakat, interpelan terhadap pemerintah sering kali dilakukan melalui unjuk rasa.

πŸ“š Artikel terkait kata "interpelan"

Mengenal Kata 'interpelan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Interpelan" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Umum Kata Interpelan

Kata interpelan memiliki makna yang spesifik dalam konteks politik Indonesia. Dalam bahasa Indonesia, interpelan diartikan sebagai "inΒ·terΒ·peΒ·lan /interpΓ©lan/ n Pol orang (anggota Dewan Perwakilan Rakyat) yg mengajukan interpelasi". Kata ini sering digunakan dalam konteks legislatif, terutama dalam hubungannya dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan lembaga-lembaga lain yang terkait. Sejarahnya, konsep interpelan muncul sebagai bentuk partisipasi anggota DPR dalam proses legislasi dan pengawasan atas pemerintah.

Contoh Penggunaan Kata Interpelan dalam Kalimat

Contoh penggunaan kata interpelan dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: * Dalam sidang DPR, anggota Fraksi Partai Demokrat memutuskan untuk mengajukan interpelan kepada Menteri Keuangan mengenai kebijakan fiskal yang saat itu hangat diperdebatkan. * Anggota Komisi A DPR menyarankan agar interpelan tersebut dilakukan dengan cara yang lebih formal dan berdasarkan data yang lebih akurat. * Dewan Perwakilan Rakyat mengesahkan interpelan yang diajukan oleh fraksi oposisi, yang menyerukan peningkatan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.

Relevansi Kata Interpelan dalam Kehidupan Sehari-Hari dan Budaya Indonesia Modern

Kata interpelan memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks demokrasi, interpelan merupakan salah satu cara bagi rakyat untuk mengawasi dan memantau kebijakan pemerintah. Selain itu, interpelan juga dapat digunakan sebagai alat untuk mengevaluasi kebijakan pemerintah dan menemukan solusi atas masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Dalam budaya Indonesia modern, interpelan juga dapat menjadi simbol dari partisipasi masyarakat dalam proses politik. Dengan kata interpelan, masyarakat dapat menunjukkan kepedulian terhadap isu-isu yang sedang hangat diperdebatkan dan menekankan pentingnya pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.