Arti Kata "inlander" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "inlander" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

inlander

in·lan·der n sebutan ejekan bagi penduduk asli di Indonesia oleh orang Belanda pd masa penjajahan Belanda; pribumi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "inlander"

📝 Contoh Penggunaan kata "inlander" dalam Kalimat

1.Pada masa kolonial Belanda, penduduk pribumi di Jawa sering dianggap sebagai inlander yang tidak memiliki hak asasi.
2.Istilah inlander digunakan oleh penjajah Belanda untuk menjajah dan memperbudak penduduk asli Indonesia.
3.Sejarah mengenalkan kita tentang bagaimana inlander di Indonesia berjuang melawan penjajahan Belanda.
4.Pada masa lalu, orang Belanda sering melihat penduduk asli Indonesia sebagai inlander yang tidak memiliki pengetahuan dan budaya.
5.Kita harus menghargai perjuangan inlander di Indonesia yang telah memperjuangkan kemerdekaan negara.

📚 Artikel terkait kata "inlander"

Mengenal Kata 'inlander' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "inlander" - Sebutan yang Mengingatkan pada Masa Lalu

Kata "inlander" seringkali dihubungkan dengan masa lalu, ketika Indonesia masih berada di bawah penjajahan Belanda. Makna umum dari kata ini adalah sebutan ejekan bagi penduduk asli di Indonesia oleh orang Belanda pada masa itu. Pribumi, adalah kata lain yang digunakan untuk menggambarkan masyarakat yang telah hidup di suatu wilayah sebelum kedatangan pendatang dari luar. Dalam konteks sejarah, kata inlander digunakan untuk mengidentifikasi orang-orang yang masih menggunakan bahasa dan adat istiadat asli, berbeda dengan pendatang yang telah menyesuaikan diri dengan budaya kolonial. Kata "inlander" masih digunakan dalam beberapa kalimat alami untuk menggambarkan konteks sejarah. Misalnya, "Pada masa penjajahan Belanda, penduduk asli di Indonesia dikenal sebagai inlander". Atau, "Kerajaan-kerajaan di Indonesia pada masa lalu dipengaruhi oleh budaya kolonial, tetapi penduduk asli masih tetap menggunakan bahasa dan adat istiadat inlander". Contoh lainnya adalah, "Penulis inlander seperti Raden Mas Said dan Ki Hajar Dewantara menjadi tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia". Kata "inlander" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa konteks, kata ini digunakan untuk menggambarkan identitas budaya yang masih unik dan khas. Misalnya, "Festival budaya inlander di Jawa Tengah masih tetap dipertahankan sebagai warisan budaya". Atau, "Karya sastra yang menggambarkan kehidupan masyarakat inlander masih terus diapresiasi oleh masyarakat". Dalam beberapa kasus, kata "inlander" digunakan sebagai identitas budaya yang unik dan khas Indonesia.