Arti Kata "inden" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "inden" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

inden

in·den /indén/ n pembelian barang dng cara memesan dan membayar lebih dahulu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "inden"

📝 Contoh Penggunaan kata "inden" dalam Kalimat

1.Saya memesan inden untuk membeli rumah baru di daerah pesisir pantai.
2.Kami harus membayar inden kepada kontraktor sebelum pekerjaan renovasi dimulai.
3.Dalam perdagangan online, Anda harus membayar inden untuk memesan barang yang diinginkan.
4.Pada zaman dahulu, pedagang sering memesan inden untuk membeli barang dari pedagang lain.
5.Perusahaan harus membayar inden kepada supplier sebelum menerima pesanan barang yang dipesan.

📚 Artikel terkait kata "inden"

Mengenal Kata 'inden' - Inspirasi dan Motivasi

Inden: Makna dan Konteks Dalam Pembelian Barang

Inden adalah suatu hal yang lumrah dalam dunia bisnis dan kegiatan sehari-hari. Dalam arti resmi, inden merupakan pembelian barang dengan cara memesan dan membayar lebih dahulu. Makna ini memiliki keterkaitan dengan praktek bisnis tradisional di Indonesia, terutama dalam sektor perdagangan dan pemasaran. Dalam konteks sejarah, inden tercatat sebagai salah satu cara pengusaha dan pedagang untuk meningkatkan penjualan dan meningkatkan ketersediaan barang.

Contoh Penggunaan Inden dalam Kalimat

Inden seringkali digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam percakapan sehari-hari maupun dalam tulisan. Contoh sederhana adalah ketika seseorang memesan sepatu dengan cara memesan dan membayar lebih dahulu. Dalam situasi ini, orang tersebut melakukan pembayaran inden untuk mendapatkan sepatu yang diinginkan. Contoh lainnya adalah ketika seseorang membeli tanah dengan cara membayar uang muka terlebih dahulu, yaitu pembayaran inden sebelum proses transfer kepemilikan tanah.

Relevansi Inden dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, inden masih sangat relevan, terutama dalam konteks bisnis dan perdagangan. Banyaknya orang yang melakukan pembayaran inden untuk membeli barang menunjukkan betapa pentingnya praktek ini dalam meningkatkan penjualan dan meningkatkan ketersediaan barang. Selain itu, banyaknya bisnis yang menawarkan fasilitas pembayaran inden juga menunjukkan betapa relevan praktek ini dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, inden tidak hanya memiliki makna dalam konteks bisnis, tetapi juga memiliki relevansi dalam konteks kehidupan sehari-hari.