Arti Kata "importasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "importasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

importasi

im·por·ta·si n pemasukan barang-barang dsb dr luar negeri; pengimporan: dl rangka penghematan devisa -- barang-barang mewah harus dikurangi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "importasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "importasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah bertanggung jawab dalam mengatur impor barang-barang penting untuk kebutuhan negara.
2.Kami harus memperhatikan kualitas barang-barang yang kita impor dari luar negeri.
3.Perusahaan multinasional telah mengalami kesulitan dalam melakukan impor bahan baku akibat embargo ekonomi.
4.Masyarakat lokal kecewa dengan impor produk makanan yang mengganggu industri domestik.
5.Dalam rangka pengembangan ekonomi, pemerintah harus mempertimbangkan dampak impor terhadap industri dalam negeri.

📚 Artikel terkait kata "importasi"

Mengenal Kata 'importasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Importasi" - Pengertian dan Relevansinya di Indonesia

Pada zaman modern ini, importasi telah menjadi bagian penting dari perekonomian Indonesia. Kata ini merujuk pada proses pemasukan barang-barang dari luar negeri ke dalam negeri, dengan tujuan meningkatkan ketersediaan produk dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sejarah importasi di Indonesia dimulai pada masa kolonial, ketika pemerintah Belanda melakukan importasi barang-barang dari Eropa untuk memenuhi kebutuhan para penjajah. Pada masa itu, importasi hanya dilakukan oleh kalangan tertentu, seperti pemerintah dan kalangan atas. Dalam kehidupan sehari-hari, kata importasi sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Negara kita melakukan importasi beras dari Thailand untuk memenuhi kebutuhan masyarakat." atau "Perusahaan kami melakukan importasi mesin dari Jepang untuk meningkatkan produksi." Contoh lainnya, "Pemerintah menetapkan kebijakan importasi yang lebih ketat untuk melindungi industri domestik." Dalam budaya Indonesia modern, importasi telah menjadi fenomena yang sangat relevan. Banyak orang Indonesia yang merasa bahwa importasi adalah salah satu cara untuk meningkatkan standar hidup dan menikmati barang-barang yang lebih baik. Namun, importasi juga dapat memiliki dampak negatif, seperti meningkatkan defisit perdagangan dan mengancam industri domestik. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat perlu sadar akan konsep importasi dan berusaha untuk melakukan importasi yang lebih bijak dan bertanggung jawab.