Arti Kata "iblis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "iblis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

iblis

ib·lis n makhluk halus yg selalu berupaya menyesatkan manusia dr petunjuk Tuhan; roh jahat; setan: digoda --; ia kemasukan --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "iblis"

📝 Contoh Penggunaan kata "iblis" dalam Kalimat

1.Dalam agama Kristen, iblis adalah musuh utama manusia dan kebenaran.
2.Pernah ada seorang muda yang digoda oleh iblis untuk melakukan perbuatan jahat.
3.Dalam kisah Al-Qur'an, iblis menolak bersujud kepada Adam karena sombong.
4.Para ahli psikologi percaya bahwa iblis sering kali termanifestasi dalam bentuk keinginan yang tidak sehat.
5.iblis sering digambarkan sebagai makhluk yang cantik namun berhati jahat dalam cerita rakyat.

📚 Artikel terkait kata "iblis"

Mengenal Kata 'iblis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "iblis" - Makhluk Halus yang Selalu Berupaya Menyesatkan

Kata "iblis" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, "iblis" adalah makhluk halus yang selalu berupaya menyesatkan manusia dari petunjuk Tuhan. Makhluk halus ini juga sering disebut sebagai roh jahat atau setan. Dalam konteks sosial dan budaya, kata "iblis" sering digunakan untuk menggambarkan kejahatan dan keburukan. Dalam praktiknya, kata "iblis" sering digunakan dalam berbagai kalimat. Misalnya, "Dia digoda oleh iblis yang berpura-pura baik," atau "Ia kemasukan oleh iblis yang berupaya menyesatkan." Dalam contoh lain, "Dia harus berhati-hati agar tidak terjebak oleh iblis yang bermain pada emosinya." Kata "iblis" juga memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata "iblis" sering digunakan untuk menggambarkan kejahatan dan keburukan yang dilakukan oleh seseorang. Misalnya, "Dia melakukan kejahatan karena dipengaruhi oleh iblis," atau "Ia terjebak oleh iblis yang berupaya menyesatkan." Dalam konteks ini, kata "iblis" digunakan untuk menggambarkan keburukan dan kejahatan yang dilakukan oleh seseorang, dan bukan sebagai makhluk halus yang sesungguhnya.