Arti Kata "sarangan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sarangan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sarangan

sa·rang·an n 1 pohon, kayunya dapat dibuat bahan bangunan, berdaun tunggal, berbentuk jorong memanjang, bagian atas daunnya berwarna hijau berkilat dan bagian bawahnya putih keperak-perakan, buahnya agak bulat dan berduri; berangan; Castanea argentea; 2 buah sarangan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sarangan"

📝 Contoh Penggunaan kata "sarangan" dalam Kalimat

1.Di hutan tersebut tumbuh banyak pohon sarangan yang unik.
2.Kulit kayu sarangan sangat kuat dan tahan lama, membuatnya populer di kalangan pembangun.
3.Pada musim gugur, hutan sarangan berwarna keemasan karena daun-daunnya telah berguguran.
4.Pada tradisi lama, sarangan dianggap sebagai kayu suci oleh masyarakat setempat.
5.Pada taman botani, ada beberapa pohon sarangan yang dipelihara sebagai koleksi unik.

📚 Artikel terkait kata "sarangan"

Mengenal Kata 'sarangan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sarangan" - Pohon Berharga dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "sarangan" berasal dari bahasa Indonesia dan memiliki makna yang kaya. Dalam konteks historis, pohon sarangan telah menjadi sumber daya alam yang berharga bagi masyarakat di Indonesia, terutama dalam bidang konstruksi dan perhiasan. Kayu dari pohon sarangan dikenal karena kekuatannya dan dapat digunakan sebagai bahan bangunan yang baik.

Contoh Penggunaan Kata "sarangan" dalam Bahasa Indonesia

Pohon sarangan tidak hanya berharga karena kayunya, tetapi juga karena keindahan daun dan buahnya. Pada musim semi, daun sarangan berwarna hijau berkilat dan bagian bawahnya putih keperak-perakan. Ketika musim panas tiba, buah sarangan mulai matang dan berduri, menambah keindahan alam di sekitar pohon. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "sarangan" dalam kalimat yang alami: "Saya pergi ke hutan untuk mengumpulkan kayu sarangan untuk membuat meja baru." atau "Pohon sarangan di taman rumah saya sangat cantik dengan daunnya yang berwarna hijau."

Relevansi Kata "sarangan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Pohon sarangan tidak hanya berharga dari segi keindahan dan kekuatan kayunya, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang tinggi dalam kebudayaan Indonesia. Di beberapa daerah, pohon sarangan dianggap sebagai simbol keberuntungan dan kesuburan. Oleh karena itu, pohon sarangan sering digunakan sebagai hiasan di rumah-rumah tradisional atau sebagai bahan untuk membuat perhiasan yang indah. Dengan demikian, kata "sarangan" memiliki makna yang lebih dalam dan lebih luas dalam kehidupan sehari-hari.