Arti Kata "humanisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "humanisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

humanisme

hu·ma·nis·me n 1 aliran yg bertujuan menghidupkan rasa perikemanusiaan dan mencita-citakan pergaulan hidup yg lebih baik; 2 paham yg menganggap manusia sbg objek studi terpenting; 3 aliran zaman Renaissance yg menjadikan sastra klasik (dl bahasa Latin dan Yunani) sbg dasar seluruh peradaban manusia; 4 kemanusiaan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "humanisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "humanisme" dalam Kalimat

1.humanisme merupakan aliran yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup manusia.
2.Pada masa Renaissance, humanisme berperan penting dalam pengembangan sastra dan filsafat klasik.
3.Para ahli sejarah banyak yang mempelajari humanisme sebagai objek studi utama.
4.Dalam konteks sosial, humanisme menekankan pentingnya kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama manusia.
5.Pendidikan berbasis humanisme menitikberatkan pada pengembangan karakter dan nilai-nilai manusiawi.

📚 Artikel terkait kata "humanisme"

Mengenal Kata 'humanisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Humanisme" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Historis

Humanisme adalah konsep yang telah ada selama berabad-abad, namun masih relevan hingga hari ini. Dalam arti resmi, **humanisme** adalah aliran yang bertujuan menghidupkan rasa perikemanusiaan dan mencita-citakan pergaulan hidup yang lebih baik. Konsep ini berakar dari zaman Renaissance di Eropa, di mana sastra klasik dalam bahasa Latin dan Yunani dianggap sebagai dasar peradaban manusia.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Humanisme tidak hanya merupakan konsep teoretis, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, seorang pengajar yang berdedikasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mengembangkan rasa percaya diri siswa-siswinya sudah menunjukkan **humanisme** dalam aksi mereka. Atau, seorang seniman yang menciptakan karya yang menggambarkan keindahan alam dan kehidupan manusia juga menunjukkan **humanisme** dalam karyanya.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam budaya Indonesia modern, **humanisme** masih memiliki relevansi yang signifikan. Konsep ini dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, seni, dan sosial. Dalam konteks Indonesia, **humanisme** dapat diwujudkan dalam bentuk kepedulian sosial, seperti melakukan kegiatan sosial dan membantu orang-orang yang membutuhkan. Oleh karena itu, **humanisme** tetap menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak orang untuk menjadi manusia yang lebih baik dan berkontribusi pada masyarakat.