Arti Kata "hukum keluarga" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hukum keluarga" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hukum keluarga

hukum yang menentukan hubungan yang timbul karena ikatan kekerabatan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hukum keluarga"

📝 Contoh Penggunaan kata "hukum keluarga" dalam Kalimat

1.hukum keluarga yang berlaku di Indonesia menentukan hak waris para ahli waris.
2.Pengadilan mengajukan permohonan gugatan ke hukum keluarga karena perceraian.
3.Dalam masyarakat adat, hukum keluarga masih menjadi acuan utama dalam menyelesaikan masalah sosial.
4.Saya tidak mengetahui hukum keluarga yang berlaku di negara itu, jadi saya tidak bisa memberikan keterangan.
5.Pengertian hukum keluarga menurut UU Nomor 1 Tahun 1974 adalah hukum yang menentukan hubungan kekerabatan.

📚 Artikel terkait kata "hukum keluarga"

Mengenal Kata 'hukum keluarga' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hukum Keluarga" - Mengenal Hubungan Kekerasan yang Tepat

Definisi dan Konteks Hukum Keluarga

Hukum keluarga adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan **hukum yang menentukan hubungan yang timbul karena ikatan kekerabatan**. Istilah ini telah ada sejak lama dan berkembang dalam masyarakat Indonesia. Dalam konteks sejarah, hukum keluarga digunakan untuk mengatur hubungan antara anggota keluarga, seperti hubungan antara ayah, ibu, anak, dan saudara. Istilah ini juga digunakan untuk mengatur hak dan kewajiban para anggota keluarga.

Contoh Penggunaan Hukum Keluarga dalam Bahasa Indonesia

**Hukum keluarga** digunakan dalam berbagai konteks dalam bahasa Indonesia. Contohnya, dalam kalimat: "Menurut **hukum keluarga**, anak harus menurut kepada orang tua." Dalam kalimat ini, **hukum keluarga** digunakan untuk menggambarkan aturan yang mengatur hubungan antara anak dan orang tua. Contoh lain adalah: "Keluarga kami harus menghormati **hukum keluarga** untuk menjaga hubungan yang harmonis." Dalam kalimat ini, **hukum keluarga** digunakan untuk menggambarkan aturan yang mengatur hubungan antara anggota keluarga.

Relevansi Hukum Keluarga dalam Kehidupan Sehari-Hari

**Hukum keluarga** masih relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Istilah ini digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam mengatur hubungan antara suami dan istri, antara orang tua dan anak, dan antara saudara. **Hukum keluarga** juga digunakan untuk mengatur hak dan kewajiban para anggota keluarga. Dalam masyarakat modern, **hukum keluarga** masih digunakan sebagai acuan untuk menjaga hubungan yang harmonis dan menghormati satu sama lain.