Arti Kata "gliserin" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gliserin" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gliserin

gli·se·rin ? gliserol

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gliserin"

📝 Contoh Penggunaan kata "gliserin" dalam Kalimat

1.gliserin digunakan sebagai bahan dasar dalam industri kosmetik untuk membuat produk perawatan kulit.
2.Pada tahun 1920-an, gliserin mulai digunakan sebagai bahan pengganti gula dalam produksi minuman.
3.Dalam dunia kedokteran, gliserin sering digunakan sebagai pelumas untuk mengurangi nyeri saat melakukan prosedur medis.
4.Pada tahun 1950-an, gliserin digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan obat-obatan untuk mengobati penyakit kulit.
5.Dalam industri farmasi, gliserin sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan sirup untuk anak-anak yang menderita sakit perut.

📚 Artikel terkait kata "gliserin"

Mengenal Kata 'gliserin' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gliserin" - Penerapan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Gliserin, juga dikenal sebagai gliserol, adalah sebuah kata yang memiliki sejarah panjang dan aplikasi luas dalam kehidupan sehari-hari. Pada awalnya, gliserin ditemukan dalam bentuk alami dalam madu, sirup, dan beberapa jenis buah. Namun, seiring perkembangan teknologi, gliserin kini dapat diproduksi secara sintetis dan digunakan dalam berbagai bidang. Gliserin memiliki sifat yang unik, yaitu dapat larut dalam air dan memiliki kemampuan sebagai pelarut. Oleh karena itu, gliserin sering digunakan dalam industri kosmetik, farmasi, dan industri makanan. Misalnya, gliserin dapat digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan kosmetik, seperti sabun, losion, dan krim. Gliserin juga dapat digunakan sebagai bahan pengawet dalam industri makanan, seperti dalam pembuatan sirup dan madu. Berikut beberapa contoh penggunaan kata gliserin dalam kalimat yang alami: "Produk kosmetik ini mengandung gliserin yang dapat melembabkan kulit," atau "Madu yang kaya akan gliserin dapat dibuat menjadi sirup yang lezat." Kata gliserin juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih formal, seperti dalam penelitian ilmiah atau dalam industri farmasi. Dalam kehidupan sehari-hari, gliserin memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam industri kosmetik, gliserin digunakan untuk membuat produk yang dapat melembabkan kulit dan meningkatkan kualitas kulit. Dalam industri farmasi, gliserin digunakan sebagai bahan pengawet dalam pembuatan obat-obatan. Dalam budaya Indonesia modern, gliserin juga digunakan dalam industri makanan, seperti dalam pembuatan sirup dan madu.