Arti Kata "gelimun" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gelimun" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gelimun

ge·li·mun, ber·ge·li·mun v berselubung (selimut);
meng·ge·li·muni v menyelubungi; menyelimuti: kawanan lebah ~ kepalanya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gelimun"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "gelimun" dalam Kalimat

1.Anak-anak itu selalu berselubung di musim dingin karena suhu udara yang sangat rendah.
2.Gelanggang sepak bola harus diselimuti oleh rumput sintetis untuk keamanan pemain.
3.Kepala Bupati selalu berselimut dengan jubah resmi saat menghadiri acara formal.
4.Kami harus menyelubungi pagar rumah dengan kawat berduri untuk melindungi dari pencuri.
5.Selama musim hujan, jalan harus diselimuti oleh lumpur yang licin dan berbahaya.

πŸ“š Artikel terkait kata "gelimun"

Mengenal Kata 'gelimun' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gelimun" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "gelimun" seringkali digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan aksi menyelubungi atau menyelimuti sesuatu. Dalam konteks budaya, kata ini memiliki makna yang kaya dan kompleks. Secara etimologis, kata "gelimun" berasal dari kata "geΒ·limun" yang berarti berselubung (selimut), dan "berΒ·geΒ·limun" yang berarti menggelimung (berselubung). Dalam sejarah, kata "gelimun" seringkali digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, dalam mitologi Hindu dan Buddha, dewa-dewa seringkali digambarkan menggelimung dengan selimut yang indah dan berkilauan. Hal ini menggambarkan kekuasaan dan keindahan mereka. Dalam konteks sosial, kata "gelimun" juga digunakan untuk menggambarkan aksi menyelubungi atau menyelimuti sesuatu dengan kasih sayang dan perhatian.

Penggunaan Kata "gelimun" dalam Kalimat

Kata "gelimun" dapat digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Misalnya, "ibu menggelimungi bayi dengan selimut hangat" atau "kawanan lebah menggelimungi kepala gadis dengan selimut lebah yang beracun". Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa kata "gelimun" dapat digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam konteks yang positif maupun negatif.

Kata "gelimun" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gelimun" masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam konteks agama, kata "gelimun" digunakan untuk menggambarkan aksi menyelubungi atau menyelimuti orang lain dengan kasih sayang dan perhatian. Dalam konteks sosial, kata "gelimun" juga digunakan untuk menggambarkan aksi menyelubungi atau menyelimuti sesuatu dengan kasih sayang dan perhatian. Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa kata "gelimun" masih memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kesimpulan, kata "gelimun" memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks budaya, kata ini memiliki makna yang berbeda-beda, baik dalam konteks yang positif maupun negatif. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gelimun" masih digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam konteks agama maupun sosial.