Arti Kata "gali" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gali" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gali

1ga·li v, meng·ga·li v 1 membuat lubang di tanah dsb: mereka ~ sumur sedalam 12 m; 2 mengambil (mengeluarkan) sesuatu dr dl tanah dng membuat lubang: anak-anak itu ~ ubi jalar;
~ lubang menutup lubang, pb meminjam uang untuk membayar utang;
meng·ga·li-ga·li v 1 menggali berkali-kali; 2 ki membangkit-bangkit; menggugat: ~ perkara lama;
ga·li·an n hasil menggali;
ga·li-ga·li·an n 1 berbagai barang tambang; 2 berbagai ubi, keladi, dsb;
peng·ga·li n 1 orang yg menggali; 2 alat untuk menggali (linggis, cangkul, dsb);
diam ~ berkarat, diam ubi berisi, pb pengetahuan dsb yg tidak dipakai lama-kelamaan akan hilang;
peng·ga·li·an n 1 proses, cara, perbuatan menggali: dl ~ itu ditemukan beberapa buah tempayan kuno; 2 ki usaha mencari dan menemukan: ~ bibit pemain sepak bola memerlukan waktu yg cukup lama

2ga·li n kapal perang yg panjang

3ga·li n akr gabungan anak liar; pencoleng; penodong; perampok

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gali"

📝 Contoh Penggunaan kata "gali" dalam Kalimat

1.Mereka gali sumur sedalam 12 meter untuk mencari air tanah.
2.Anak-anak itu menggali tanah untuk mencari ubi jalar yang telah tersembunyi.
3.Pekerja tambang melakukan gali-gali berkali-kali untuk menemukan sumber mineral yang bernilai tinggi.
4.Peneliti menemukan hasil gali-gali yang berisi pengetahuan tentang sejarah peradaban kuno.
5.Penggali di proyek pembangunan jalan menggunakan linggis dan cangkul sebagai alat untuk menggali tanah.

📚 Artikel terkait kata "gali"

Mengenal Kata 'gali' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gali" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "gali" memiliki makna yang sangat luas dan memiliki sejarah yang panjang dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses menggali lubang di tanah untuk mengebor sumur atau menemukan sumber air. Namun, dalam konteks sosial, kata "gali" juga digunakan untuk menggambarkan proses mengambil sesuatu dari dalam tanah, seperti menggali ubi atau keladi. Dalam beberapa kasus, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan proses mencari dan menemukan sesuatu yang telah hilang. Sebagai contoh, dalam kalimat "Mereka ~ sumur sedalam 12 m", kata "gali" digunakan untuk menggambarkan proses menggali lubang di tanah untuk mengebor sumur. Sementara itu, dalam kalimat "Anak-anak itu ~ ubi jalar", kata "gali" digunakan untuk menggambarkan proses mengambil ubi dari dalam tanah. Dalam contoh kalimat terakhir ini, kata "gali" juga memiliki konotasi positif, karena menggambarkan proses mencari dan menemukan sesuatu yang bernilai. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gali" memiliki relevansi yang sangat penting. Misalnya, dalam proses menggali lubang untuk membangun rumah atau gedung, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses menggali tanah. Sementara itu, dalam proses mencari dan menemukan sesuatu yang telah hilang, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses mencari dan menemukan sesuatu yang bernilai. Dalam beberapa kasus, kata ini juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu atau cerita rakyat yang menggambarkan proses pencarian dan penemuan.

Relevansi Kata "Gali" dalam Budaya Indonesia Modern

Dalam budaya Indonesia modern, kata "gali" memiliki relevansi yang sangat luas. Misalnya, dalam proses mencari dan menemukan sesuatu yang bernilai, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses mencari dan menemukan sesuatu yang penting. Dalam beberapa kasus, kata ini juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu atau cerita rakyat yang menggambarkan proses pencarian dan penemuan. Dengan demikian, kata "gali" memiliki makna yang sangat luas dan memiliki sejarah yang panjang dalam bahasa Indonesia.