Arti Kata "teritorial" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "teritorial" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

teritorial

te·ri·to·ri·al /téritorial/ a mengenai bagian wilayah (daerah hukum) suatu negara: perairan -- , lautan dekat pantai suatu negara yg menjadi hak negara tsb

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "teritorial"

📝 Contoh Penggunaan kata "teritorial" dalam Kalimat

1.Pemerintah telah menetapkan perbatasan wilayah teritorial laut yang menjadi hak negara.
2.Perundingan internasional mengenai batas wilayah teritorial laut antar negara sedang berlangsung.
3.Laut yang berada di wilayah teritorial Indonesia dihargai sebagai sumber daya alam yang berharga.
4.Pembangunan kota baru dilakukan di daerah yang tadinya merupakan wilayah teritorial suku adat.
5.Negara-negara di dunia memiliki perbedaan perbatasan wilayah teritorial laut yang menimbulkan konflik.

📚 Artikel terkait kata "teritorial"

Mengenal Kata 'teritorial' - Inspirasi dan Motivasi

Mengetahui Makna Teritorial: Wilayah Hukum dan Hak Negara

Kata **teritorial** memiliki makna yang sangat penting dalam konteks hukum dan geopolitik. Dalam arti resmi, **teritorial** mengacu pada bagian wilayah (daerah hukum) suatu negara, termasuk perairan dan laut dekat pantai yang menjadi hak negara tersebut. Sejarah mencatat bahwa konsep **teritorial** telah berkembang sejak abad ke-19, ketika negara-negara di Eropa mulai mengembangkan ide tentang hak wilayah mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata **teritorial** dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, ketika kita membahas tentang hak asasi suatu negara atas wilayahnya, kita mengatakan bahwa negara tersebut memiliki **teritorial** yang luas dan strategis. Atau ketika kita membahas tentang perbatasan antara dua negara, kita mengatakan bahwa perbatasan tersebut menentukan **teritorial** yang sah dan tidak sah. Contoh lain, ketika kita membahas tentang konflik perbatasan antara dua negara, kita mengatakan bahwa konflik tersebut terkait dengan perbedaan **teritorial** antara kedua negara tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep **teritorial** sangat relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Misalnya, ketika kita membahas tentang isu perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, kita harus memahami bahwa perbatasan tersebut terkait dengan **teritorial** yang sah dan tidak sah. Atau ketika kita membahas tentang isu hak asasi suatu kelompok masyarakat atas wilayah mereka, kita harus memahami bahwa hak asasi tersebut terkait dengan **teritorial** yang dimiliki oleh kelompok masyarakat tersebut. Dengan memahami konsep **teritorial**, kita dapat memahami isu-isu global dan domestik yang terkait dengan wilayah hukum dan hak negara.