Arti Kata "gajah guling" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gajah guling" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gajah guling

nama dua untai bunga melati penghias sanggul

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gajah guling"

📝 Contoh Penggunaan kata "gajah guling" dalam Kalimat

1.Pada upacara pernikahan, para pengantin menggunakan gajah guling sebagai hiasan di kepalanya.
2.gajah guling juga digunakan sebagai simbol keberkahan dalam festival budaya daerah.
3.Pada masa lalu, gajah guling menjadi tanda status sosial bagi wanita yang telah menikah.
4.Dalam cerita rakyat, gajah guling digunakan sebagai motif untuk menggambarkan kehidupan yang bahagia.
5.Sebagai penghias sanggul, gajah guling memberikan kesan elegan dan mewah dalam acara formal.

📚 Artikel terkait kata "gajah guling"

Mengenal Kata 'gajah guling' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gajah Guling" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "gajah guling" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Nama ini digunakan untuk menggambarkan dua untai bunga melati yang digunakan sebagai penghias sanggul. Dalam konteks historis dan sosial, penggunaan bunga melati sebagai hiasan sanggul telah menjadi tradisi yang kaya di Indonesia. Bunga melati dipilih karena warnanya yang indah dan aromanya yang manis, sehingga menjadi simbol keindahan dan keharuman. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gajah guling" sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Dia memilih gajah guling sebagai hiasan sanggulnya dalam perayaan hari raya." Atau, "Ibu membelikan aku gajah guling sebagai hadiah ulang tahun." Dalam kedua kalimat tersebut, kata "gajah guling" digunakan untuk menggambarkan keindahan dan keharuman bunga melati yang digunakan sebagai hiasan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "gajah guling" masih memiliki relevansi yang kuat. Bunga melati masih digunakan sebagai simbol keindahan dan keharuman, dan penggunaan bunga melati sebagai hiasan sanggul masih menjadi tradisi yang kaya. Dalam konteks ini, kata "gajah guling" menjadi simbol keindahan dan keharuman yang tidak hanya menghiasi sanggul, tetapi juga menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia yang kaya dan beragam.