Arti Kata "jerongkang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jerongkang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jerongkang

je·rong·kang, -- korang adv tunggang langgang;
ter·je·rong·kang v jatuh terlentang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jerongkang"

📝 Contoh Penggunaan kata "jerongkang" dalam Kalimat

1.Dia terjeongkang saat menari di atas panggung, menghibur penonton dengan gerakannya yang lincah.
2.Dia tidak terjeongkang ketika menunggang kuda, karena telah belajar teknik berkuda sejak kecil.
3.Pada saat itu, dia terjeongkang di atas tanah, tidak bisa berdiri lagi setelah jatuh dari atas tangga.
4.Siswa tidak boleh terjeongkang dalam kelas, karena itu akan mengganggu proses belajar dan mengajar.
5.Ketika melihat gambar-gambar yang menggambarkan adegan perang, saya terjeongkang dan merasa sangat geram.

📚 Artikel terkait kata "jerongkang"

Mengenal Kata 'jerongkang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jerongkang" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "jerongkang" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini dapat diartikan sebagai "terjejang" atau "terlentang" dengan cara yang tidak menentu. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang terjatuh atau terlentang di tempat yang tidak aman. Dalam budaya Indonesia, kata ini juga memiliki makna yang lebih luas, yaitu menggambarkan keadaan seseorang yang tidak stabil atau tidak menentu.

Contoh Penggunaan Kata "Jerongkang" dalam Kalimat

Kata "jerongkang" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan keadaan seseorang atau sesuatu. Contoh-contoh penggunaan kata ini antara lain: - "Setelah terjatuh, dia terjejang di atas tanah yang lembut." - "Dia terlentang di atas tempat tidur, tidak menentu apa yang akan dilakukan." - "Setelah kecelakaan, mobil terjejang di atas jalan yang berlubang."

Relevansi Kata "Jerongkang" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "jerongkang" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menggambarkan keadaan seseorang yang tidak menentu atau tidak stabil. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menghadapi situasi yang tidak menentu, seperti kecelakaan atau kegagalan. Dalam situasi seperti itu, kata "jerongkang" dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau tidak menentu.